KLASEMEN
Group
Team Play Poin
FRA 3 7
SUI 3 5
ALB 3 3
ROU 3 1
Team Play Poin
WAL 3 6
ENG 3 5
SVK 3 4
RUS 3 1
Team Play Poin
GER 3 7
POL 3 7
NIR 3 3
UKR 3 0
Team Play Poin
CRO 3 7
ESP 3 6
TUR 3 3
CZE 3 1
Team Play Poin
BEL 3 6
ITA 3 6
IRL 3 4
SWE 3 1
Team Play Poin
HUN 3 5
ISL 3 5
POR 3 3
AUT 3 1

Cerita di Balik Selebrasi Unik Antoine Griezmann

Cerita di Balik Selebrasi Unik Antoine Griezmann
Striker Prancis Antoine Griezmann (kanan) merayakan golnya ke gawang Jerman di semifinal Piala Eropa 2016 di Stade Velodrome, Jumat (8/7/2016) dini hari WIB. | Daily Mail

MARSEILLE - Selain bermain menawan saat Prancis menyingkirkan Jerman di Piala Eropa 2016, ada satu aksi Antoine Griezmann yang bakal dikenang sepanjang masa. Ya, selebrasi uniknya jadi bahan perbincangan.

Griezmann mencetak dua gol kemenangan Prancis atas Jerman di Stade Velodrome, Marseille, Jumat (8/7/2016) dini hari WIB. Usai menjebol gawang Manuel Neuer, striker Atletico Madrid berselebrasi dengan gaya yang cukup ikonik.

Ia berdansa sambil tangannya membuat gestur bentuk telepon. Sambil bergoyang, ia memutar tangannya dengan wajah yang cukup datar. Dua kali ia melakukan hal tersebut yang akhirnya jadi sorotan. (Baca Juga: Sepasang Gol Griezmann Bawa Prancis ke Final Piala Eropa 2016)
Cerita di Balik Selebrasi Unik Antoine Griezmann



Benar saja, selebrasi itu langsung jadi viral di dunia maya. Banyak yang mengira itu adalah 'selebrasi telepon' ciptaan Griezmann, namun nyatanya tidak.

Seperti diberitakan Daily Mail, selebrasi Griezmann terinspirasi dari aksi penyanyi rap kondang asal Kanada, Drake. Artis yang sempat dikabarkan dekat dengan Serena Williams itu sempat berdansa demikian di video klip lagunya yang berjudul Hotline Bling.

Dalam video klip yang dirilis Oktober tahun lalu, Drake bergaya serupa. Dan hal itu dibenarkan Griezman jika penyanyi berusia 29 tahun jadi inspirasinya.

Cerita di Balik Selebrasi Unik Antoine Griezmann
Cerita di Balik Selebrasi Unik Antoine Griezmann
"Selebrasi itu berasal dari video klip Drake Hotline Bling. Saya sudah melakukannya ketika mencetak gol untuk Atletico," ungkapnya.

"Saya juga seharusnya melakukannya di sini (Piala Eropa 2016) ketika mencetak gol pertama melawan Albania. Cuma ketika itu emosi terlalu besar sehingga saya melupakannya,"

"Hal yang sama terjadi ketika saya mencetak gol penyeimbang melawan Republik Irlandia. Di gol kedua, saya baru bisa mengingatnya," pungkas striker berusia 25 tahun.

Selebrasi ikonik Griezmann boleh dibilang punya orang lain. Namun yang pasti, ia punya insting mencetak gol yang cukup berbeda ketimbang striker lain. (Baca Juga: Mampukah Griezmann Samai Prestasi Platini dan Zidane?)

Meski bertubuh mungil, ia bisa memimpin daftar top skor Piala Eropa 2016 sejauh ini. Torehan enam gol membuatnya berpeluang menggondol sepatu emas, sebab ia unggul tiga gol dari pesaing terdekatnya yakni Cristiano Ronaldo. (Baca Juga: Griezmann Siap Bawa Pulang Sepatu Emas Piala Eropa 2016)

(sha)
dibaca 7.499x