KLASEMEN
Group
Team Play Poin
FRA 3 7
SUI 3 5
ALB 3 3
ROU 3 1
Team Play Poin
WAL 3 6
ENG 3 5
SVK 3 4
RUS 3 1
Team Play Poin
GER 3 7
POL 3 7
NIR 3 3
UKR 3 0
Team Play Poin
CRO 3 7
ESP 3 6
TUR 3 3
CZE 3 1
Team Play Poin
BEL 3 6
ITA 3 6
IRL 3 4
SWE 3 1
Team Play Poin
HUN 3 5
ISL 3 5
POR 3 3
AUT 3 1

Ide gila Platini

Ide gila Platini
Ilustrasi foto Platini : Daylife

Sindonews.com – Suasana konferensi pers resmi UEFA di Olympiyskiy Stadium Kiev, Sabtu (30/6), yang agenda awalnya evaluasi penyelenggaraan Piala Eropa 2012, gaduh. Penyebabnya, Presiden Michel Platini melontarkan sebuah “ide gila”.

Dalam acara yang juga dihadiri HATTRICK itu, Platini menyebut akan melakukan perubahan radikal format kompetisi Piala Eropa. Pemain legendaris Prancis dan Juventus itu menyebut UEFA berencana menerapkan sistem yang sama sekali baru itu pada Piala Eropa 2020. Tawaran Platini adalah menyelenggarakan pertandingan di 12–13 kota. Formatnya, bisa menunjuk 1 negara dengan 12 kota atau 13 kota di lintas negara Eropa.

Peserta yang akan ambil bagian pada Piala Eropa 2020 antara 24 atau 32 tim terbaik Benua Biru. “Ide awalnya datang dari kepala saya, beberapa waktu lalu. Ini hanya sebuah ide. Kami belum mengambil sikap atau keputusan apa pun.Tapi, menurut pemikiran saya, ini sangat menggairahkan. Bahkan, mayoritas dari anggota Komite Eksekutif (Exco) menganggapnya sebagai ide brilian,” ujar Platini. Peraih Ballon d’Or 1983, 1984, dan 1985 itu menegaskan keputusan final tentang “ide gila” itu baru akan ditentukan pada Januari atau Februari 2013.

Selama waktu tersisa, Platini menyebut akan terus meminta saran, ide, masukan, serta kritik sebanyak mungkin dari berbagai kalangan. Pasalnya, salah satu pemikiran munculnya “ide gila” adalah ekonomi. Platini menyebut selama ini tuan rumah harus menyiapkan modal sangat besar untuk infrastruktur.

“Ini akan lebih mudah dijalankan dalam perspektif keuangan. Secara legal, bukan masalah sulit. Kita tinggal membutuhkan keputusan politik UEFA. Bila ide ini lolos, host city tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membangun stadion baru atau bandara. Membangun stadion baru untuk tiga pertandingan, menurut saya, mubazir,” papar pemilik nama lengkap Michel Francois Platini itu.

Tentu saja saat Platini melontarkan “ide gila” itu, suasana press room Olympiyskiy Kiev mendadak gaduh. Jurnalis-jurnalis senior dari media-media olahraga besar Inggris, Italia, Jerman, Spanyol, Prancis, hingga tuan rumah Ukraina berebut merespons pernyataan orang nomor satu di sepak bola Eropa itu.

Dari sekian banyak penanya, tidak ada satu pun yang memuji “ide gila” Platini. Semuanya mengkritik dan mempertanyakan argumentasi yang dibangun. Sebab, dengan banyaknya kota dan negara, fans justru akan mengalami kesulitan berpindah stadion. “Bukankah lebih mudah terbang dari London ke Paris atau Berlin daripada Kharkiv ke Gdansk? Zaman sekarang ada banyak maskapai penerbangan berbiaya murah.

Terkadang harga tiket London- Donetsk sangat murah. Namun, sekali lagi saya tegaskan, ini hanya ide.Tapi, ide ini penting dibicarakan,” ucap Platini, menjawab pertanyaan tentang transportasi. Yang dimaksud Platini adalah pada Piala Eropa 2020, laga digelar di kota-kota besar yang memang telah memiliki stadion maupun infrastruktur baik.

Dengan kata lain, Piala Eropa 2020 akan mirip dengan Liga Champions atau Liga Eropa yang memainkan pertandingan di banyak kota.Tiap kota penyelenggara nanti tetap akan menggelar 3–4 pertandingan fase grup. Kemudian sistem gugur akan diterapkan hingga pertandingan puncak.
 

(wbs)
dibaca 607x