KLASEMEN
Group
Team Play Poin
FRA 3 7
SUI 3 5
ALB 3 3
ROU 3 1
Team Play Poin
WAL 3 6
ENG 3 5
SVK 3 4
RUS 3 1
Team Play Poin
GER 3 7
POL 3 7
NIR 3 3
UKR 3 0
Team Play Poin
CRO 3 7
ESP 3 6
TUR 3 3
CZE 3 1
Team Play Poin
BEL 3 6
ITA 3 6
IRL 3 4
SWE 3 1
Team Play Poin
HUN 3 5
ISL 3 5
POR 3 3
AUT 3 1

Benzema kurang polesan

Benzema kurang polesan
Ilustrasi foto Benzema Dok : Daylife

Sindonews.com – Nama Karim Benzema tenggelam di Polandia-Ukraina. Bintang Real Madrid yang menorehkan 32 gol selama musim 2011/2012 ini tak sekali pun mencetak gol, meski turun sebagai pilihan utama Pelatih Laurent Blanc di skuad Prancis.

Kepercayaan yang diberikan Blanc kepada pria bernama lengkap Karim Mostafa Benzema ini terasa sia-sia. Dari empat pertandingan yang dilakoni selama 346 menit, Benzema hanya mampu memberi 2 assist dan 18 tembakan ke arah gawang. Catatan ini tentu sangat mengecewakan dan jauh dari ekspektasi. Sebab, pada babak Kualifikasi Piala Eropa 2012, Benzema berhasil mengemas 3 gol dan 2 assist dari tujuh pertandingan yang dilakoni.

Tidak hanya itu, buruknya penampilan pemilik nomor punggung 10 ini juga disinyalir sebagai salah satu penyebab melempemnya performa Les Bleus–– julukan Prancis––di pesta sepak bola Benua Biru itu. Dari tiga penyerang utama (Oliver Giroud dan Jeremi Menez) yang diboyong ke Polandia-Ukraina, indeks castrol Benzema tercatat sebagai yang terendah.

”Saya tidak khawatir tentang dia (Benzema). Saya yakin bahwa dia memiliki kemampuan untuk sukses. Ketika Anda datang ke sebuah turnamen besar, harus ada masa adaptasi, bakat tidak selalu cukup,” ungkap legendaris Prancis Zinedine Zidane, dilansir ESPN.

Zidane, mantan bintang Real Madrid yang sempat menciptakan rekor pemain termahal dunia ketika hengkang dari Juventus itu, memberikan saran dan kritiknya untuk penerus generasi Ayam Jantan, julukan lain Prancis. ”Isu ketidakharmonisan di ruang ganti pemain tidak seharusnya terjadi. Bermain bersama Real Madrid adalah suatu kebanggaan, tetapi berjuang dengan kostum negara lebih membanggakan,” ujar Zizou, sapaan akrab Zidane.

 ”Kesempatan masih ada. Dia (Benzema) masih muda, berbakat, dan memiliki tendangan keras yang menjadi kelebihannya. Dia harus memaksimalkan itu,” tutur Zidane. Sementara itu, mantan bintang Belanda Patrick Kluivert menyarankan Benzema untuk terus mengasah kemampuannya sebagai penyerang tungggal.

Menurut Kluivert, meski bersinar bersama Madrid, Benzema tak akan menjadi bintang besar jika tak menjadikan diri sebagai target utama di jajaran penyerang Prancis. ”Benzema benar-benar kuat, tetapi dia harus lebih fokus pada pekerjaannya sebagai penyerang utama. Dia tahu bagaimana melakukan serangan. Kita melihat setiap minggu untuk Madrid. Namun, juga benar bahwa di sana dia bermain dengan mitra yang banyak membantu dan lebih dekat kepadanya di dalam kotak penalti,” ungkap Kluivert, dilansir Soccerway.

Menanggapi sorotan media massa yang menilai buruk kinerjanya, Benzema menyatakan bahwa kegagalan di Piala Eropa tahun ini adalah sebuah pelajaran berharga bagi timnas Prancis, juga bagi dia pribadi. ”Tim ini memiliki masa depan. Kami mundur dari turnamen (Piala Eropa 2012) dengan kepala tegak. Kami tahu apa yang terjadi pada tim ini dan bangga dengan apa yang telah kami lakukan. Prancis menembus perempat final, itu pencapaian yang cukup bagus,” tandas Benzema, dilansir L’Equipe.

”Kami tidak harus merombak seluruh skuad, tapi harus terus bekerja sama. Kami telah membangun sesuatu,” ujar pemain yang dibesarkan klub Lyon soal kans kekuatan Prancis untuk Piala Dunia 2014.


(wbs)
dibaca 345x