KLASEMEN
Group
Team Play Poin
FRA 3 7
SUI 3 5
ALB 3 3
ROU 3 1
Team Play Poin
WAL 3 6
ENG 3 5
SVK 3 4
RUS 3 1
Team Play Poin
GER 3 7
POL 3 7
NIR 3 3
UKR 3 0
Team Play Poin
CRO 3 7
ESP 3 6
TUR 3 3
CZE 3 1
Team Play Poin
BEL 3 6
ITA 3 6
IRL 3 4
SWE 3 1
Team Play Poin
HUN 3 5
ISL 3 5
POR 3 3
AUT 3 1

Spanyol metamorfosis sepakbola

Spanyol metamorfosis sepakbola
Diego Armando Maradona (Daylife)

Sindonews.com - Legenda sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona mengklaim tidak ada tim yang bisa mengalahkan pasukan timnas Spanyol setelah berhasil mempertahankan gelar dan membuat sejarah sepak bola dunia dengan meraih gelar secara berturut-turut.

“Spanyol tidak hanya sebagai tim terbaik di dunia bahkan mereka juga sebagai tim terbaik dalam menampilkan permainan sepak bola,” jelasnya seperti dilansir Goal.com, Selasa (3/7/2012).

Diakuinya, banyak pemain besar seperti Cristiano Ronaldo, Andrea Pirlo serta Karim Banzema yang mencoba untuk menjatuhkan pasukan Vicente del Bosque keluar dari turnamen Piala Eropa 2012, tapi Xavi Hernandez dkk berhasil mendominasi di setiap pertandingannya hingga mereka berhasil meraih gelar tersebut.

Maradona menambahkan Del Bosque berhasil meracik beberapa skuadnya menjadi pemain besar dan itu terlihat mudah ketika mantan Real Madrid memutuskan untuk melatih tim Matador.

“Tim Spanyol mencetak 12 gol dan hanya kebobolan satu gol saat di penyisihan grup melawan Italia, itu hasil yang sangat fantastis. Pertahanan Spanyol, terbaik di dunia,” kata Maradona.

Selain memuji timnas Spanyol, mantan pemain bintang Napoli itu juga terkesan dengan penampilan Jordi Alba dan Andres Iniesta.  Menurutnya, Barcelona mengambil pilihan yang tepat ketika berhasil merekrut Alba dari Valencia dengan nilai transfer 14 juta euro, karena dia merupakan pemain berbakat.

Sementara Iniesta dinilai Maradona sebagai pemain yang pantas mendapatkan penghargaan pemain terbaik Piala Eropa 2012. Karena dia berhasil memainkan peranan penting saat berada di lapangan.

“Ketika bermain tanpa striker, Spanyol berhasil merevolusi sepak bola dan menggunakan pemain berbakat yang dimiliki untuk membuka ruang untuk pemain masuk ke jantung pertahanan lawan dan beberapa mutiara muncul di Piala Eropa 2012 dengan menampilkan permainan individu,” terangnya.

(wbs)
dibaca 1.550x