KLASEMEN
Group
Team Play Poin
FRA 3 7
SUI 3 5
ALB 3 3
ROU 3 1
Team Play Poin
WAL 3 6
ENG 3 5
SVK 3 4
RUS 3 1
Team Play Poin
GER 3 7
POL 3 7
NIR 3 3
UKR 3 0
Team Play Poin
CRO 3 7
ESP 3 6
TUR 3 3
CZE 3 1
Team Play Poin
BEL 3 6
ITA 3 6
IRL 3 4
SWE 3 1
Team Play Poin
HUN 3 5
ISL 3 5
POR 3 3
AUT 3 1

Alonso senang Spanyol bungkam kritik

Alonso senang Spanyol bungkam kritik
Xabi Alonso, foto dok daylife

Sindonews.com - Pemain gelandang Spanyol Xabi Alonso mengatakan senang dengan kinerja timnya selama perhelatan Piala Eropa 2012. Menurut Alonso, sukses mempertahankan juara telah mampu membungkam kritik tentang permainan Spanyol. Alonso juga menegaskan apabila rekan setimnya akan selalu lapar untuk meraih kesuksesan.

Tim Spanyol berhasil memenangkan trofi major ketiga mereka setelah menang dari Italia 4-0 di final Piala Eropa 2012. Itu membuat tim berjuluk La Furi Roja tersebut mengangkat trofi Piala Eropa untuk kali kedua berturut-turut. Bahkan, dua tahun yang lalu, La Roja muncul sebagai pemenang pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Akan tetapi, tim Spanyol harus menghadapi kritik pada awal pergelaran Piala Eropa 2012 yang menyatakan permainan Tiki-taka khas Spanyol menjadi membosankan.

Alonso pun tidak menepis dari kritik yang dialamatkan kepada timnya itu. Gelandang bertahan La Furia Roja itu justru menilai dia dan rekan-rekan setimnya justru berhasil menjawab kritik dengan menjadi juara.

"Kami mendengar sejumlah kritik dan kami melihat apa yang tertulis. Sekarang mereka akan memiliki opini yang berbeda," ucap Alonso seperti dilansir Skysport.

Alonso juga menegaskan Spanyol tidak mempunyai kewajiban untuk menjaga kemenangan meskipun timnya membuat sejarah dengan menjadi tim pertama yang memenangkan tiga kompetisi internasional utama berturut-turut.

"Kami tidak merasa mempunyai kewajiban untuk menjaga memenangkan trofi, tetapi kami juga tahu apa yang diharapkan dari tim. Mungkin empat tahun yang lalu kami menikmati lebih karena hal itu adalah pertama kalinya. Saat ini semuanya jauh lebih moderat. Kami telah merayakan bersama keluarga, tetapi saat ini kami merayakannya dengan lebih tenang. Euforia empat tahun lalu lebih terasa luar biasa. Hal ini karena tim ini memiliki kerendahan hati," tandasnya.


(akr)
dibaca 1.577x