Jelang Arsenal vs Chelsea

Saat Derby London Sebaiknya Jangan Jagokan Arsenal

Saat Derby London Sebaiknya Jangan Jagokan Arsenal
Wasit Michael Oliver akan menjadi hambatan terbesar bagi Arsenal untuk mengalahkan Chelsea.
A+ A-
LONDON - Arsenal dianggap sudah kalah sebelum sempat melakoni derby London. Itu bukan lantaran The Gunners telah mengibarkan bendera putih, melainkan karena peluang menang hampir tertutup.  

Arsenal bakal menjamu Chelsea di Emirates Stadium, Sabtu (24/9/2016) dalam lanjutan Liga Primer. Itu akan jadi pertemuan ke-187 disemua kompetisi. Khusus di kancah domestik, mereka telah berduel 158 kali, dimana Meriam London lebih unggul dengan 61 kali menang.

Ditambah hasil belakangan ini serta rekor kandang, Arsenal terlihat di atas angin. Armada Arsene Wenger belum kalah dalam enam laga terbaru di semua ajang, yakni empat menang dan dua imbang. Korban terbaru adalah Nottingham Forest yang dibantai 4-0 saat Piala Liga.

Saat jadi tuan rumah, Theo Walcott dkk juga sangat tangguh. Klub London Utara itu mencatat lima menang, satu imbang dan satu kalah dari tujuh jamuan resmi terkini di Liga Primer.

Namun, itu tidak bisa jadi acuan. Usai unggul 5-3 di Stamford Bridge (29/10/2011), Arsenal belum pernah lagi menang atas Chelsea di Liga Primer, yaitu tujuh kalah dan tiga imbang. Arsenal pernah berjaya 1-0 pada 2 Agustus 2015.  Tapi, itu terjadi di Community Shield.

Catatan negatif itu bisa bertambah karena potensi Arsenal kembali dikalahkan klub London Barat sangat besar. Dasarnya karena Michael Oliver yang ditunjuk sebagai wasit. Pengadil berusia 31 tahun itu tidak ubahnya kopi sianida bagi tuan rumah.

Selama delapan laga terbaru yang diwasiti Oliver, Arsenal selalu terpeleset dengan catatan lima imbang dan tiga kalah. Salah satunya saat dihajar Liverpool 3-4 di Emirates Stadium , pada laga pertama, 14 Agustus 2016.

Sebaliknya, sepanjang 13 laga terkini yang dipimpin Oliver, Diego Costa dkk tidak pernah kalah, dengan rincian tujuh menang dan enam imbang. Arsenal juga sempat merasakan “keberpihakan” Oliver pada armada Antonio Conte.

Itu terjadi ketika bentrok di Stamford Bridge pada 19 September 2015. Saat itu Oliver jadi official keempat. Dan, Arsenal tumbang 0-2 setelah Gabriel Paulista dan Santi Cazorla menerima dua kartu merah.

Melihat statistik itu, fans Arsenal sepertinya harus bersiap melihat tim kesayangannya terlempar dari empat besar. Saat ini Arsenal ada diposisi empat dengan 10 angka, setara dengan Chelsea dan Liverpool. 


(mir)
dibaca 4.524x
Top