alexa snippet

Victor Moses dan Peribahasa Klasik Indonesia

Victor Moses dan Peribahasa Klasik Indonesia
Victor Moses akhirnya jadi andalan di skuat utama Chelsea. Foto/Reuters
A+ A-
LONDON - Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Itulah peribahsa yang tepat menggambarkan karier Victor Moses. Penantian panjangnya telah membuahkan hasil. Setelah beberapa kali terbuang dari skuat Chelsea, gelandang 25 tahun itu akhirnya bisa mendapat kepercayaan untuk tampil di starting XI The Blues.

Musim ini Moses sudah mencatatkan tujuh penampilan di Liga Premier Inggris dan dua di ajang Piala Liga Inggris (Capital One Cup). Artinya, seluruh pertandingan yang dimainkan Chelsea musim ini selalu melibatkan pemain asal Nigeria tersebut. Hebatnya lagi Moses sudah mencetak tiga gol dari kesempatannya itu.

Namun sebelum bersinar, Moses sempat melewati masa-masa suram di klubnya saat ini. Ia sudah tiga kali terdepak dari skuat utama Chelsea. Moses hanya mendapat kesempatan bermain penuh di musim 2012/2013 lalu. Pada saat itu Chelsea baru memberlinya dari Wigan Athletic.

Sepanjang musim ia menorehkan 43 penampilan. Dari kesempatannya tersebut, Moses bisa mengoleksi 10 gol.

Namun sayang, ia gagal menembus skuat utama di musim selanjutnya. Ketika itu dirinya kalah saing dengan Andre Schurrle, Willian, Oscar dan Juan Mata. Akibatnya Moses tidak dilirik Jose Mourinho dan ia dibuang ke Liverpool dengan status pemain pinjaman.

Di Liverpool, kariernya tidak begitu bagus. Moses hanya bermain dalam 22 pertandingan resmi dan mencetak dua gol saja. Ia akhirnya dipulangkan ke Chelsea namun klub yang berbasis di kota London tersebut enggan menerimanya. Moses kembali terlempar dari skuat utama dan musim 2014/2015 giliran Stoke City yang menampungnya.

Bersama Stoke, Moses masih kesulitan menemukan bentuk permainan terbaiknya. Pada musim berikutnya, ia kembali dibuang Chelsea dan West Ham United tertarik dengan bakat sang pemain.

Moses tampil 26 kali di skuat The Hammers. Berkat gaya permainannya yang tidak kenal lelah, ia akhirnya masuk ke skuat Chelsea musim 2016/2017. Moses mendapat kepercayaan penuh dari manajer baru Chelsea, Antonio Conte.

"Saat saya tiba di Chelsea, saya minta pihak klub untuk melihat penampilan Moses di laga pra musim. Menurut saya, dia punya reputasi yang bagus," kata Conte pada Evening Standard.

"Dia bermain bagus saat ditempatkan di sisi sayap, apalagi ketika kami menerapkan formasi 4-2-4. Dia pemain yang hebat. Sekarang saya menugaskan dia sebagai bek sayap dan itu sungguh luar biasa. Dia punya kemampuan bertahan yang baik dan juga bisa aktif saat menyerang," tambahnya.



(bep)
dibaca 8.326x
loading gif
Top