alexa snippet

Tampil Fenomenal, Leicester City Masuk Buku Sejarah Liga Champions

Tampil Fenomenal, Leicester City Masuk Buku Sejarah Liga Champions
Leicester City masuk buku sejarah karena jadi tim kelima yang mampu memenangi tiga laga pertamanya saat debut di Liga Champions. Foto/Istimewa
A+ A-
LONDON - Rumah judi sepertinya harus bersiap merugi lagi. Perjalanan Leicester City di Liga Champions di luar perkiraan. The Foxes tanpa diduga mampu memangsa setiap lawan selama mengikuti penyisihan Grup G.

Leicester membuat semua rumah judi rugi bandar lantaran menjuarai Liga Primer 2015/2016. Sekarang armada Claudio Ranieri itu juga jadi bahan taruhan di Liga Champions. Mereka diyakini tidak akan bertahan lama saat debutnya di kancah Eropa.

Namun, faktanya jauh berbeda. Jamie Vardy dkk boleh saja terseok-seok di kompetisi domestik, tapi lain cerita saat di Liga Champions. Entah dibantu dewi fortuna, Leicester mampu mematahkan prediksi.

Keberuntungan Leicester dimulai saat drawing. Meski masuk pot satu, mereka terhindar dari lawan berat. Pasukan Rubah hanya ditemani Copenhagen (Denmark), Porto (Portugal) dan Club Brugge (Belgia). Dan, mereka semua sampai saat ini berhasil dikalahkan.

Leicester menang 3-0 atas Brugge pada laga pertama. Lalu melumat Porto 1-0, dan yang terbaru mengalahkan Copenhagen 1-0. Hasil itu tidak hanya hampir memastikan Leicester lolos ke babak gugur, juga berujung catatan luar biasa.

Berkat torehan sembilan angka, dan unggul lima angka dari Copenhagen dan Porto, Leicester hanya hanya perlu satu hasil positif lagi untuk melaju ke fase selanjutnya. Leicester juga jadi tim kelima yang bisa merebut tiga kemenangan beruntun saat debutnya di Liga Champions.

Leicester bahkan tercatat jadi tim ketiga yang mampu mencatat clean sheet dari tiga laga pertamanya di Benua Biru. Leicester mengikuti jejak Malaga pada edisi 2012/2013.  Ya, Malaga yang berstatus rookie rupanya bisa memaksimalkan tiga laga awal.

Malaga sukses menggilas Zenit Saint Petersburg (3-0), Anderlecht (3-0) dan AC Milan (1-0). Hasil itu membantu Malaga menguasai Grup C dan melaju ke babak gugur. Hebatnya lagi, mereka juga sanggup melangkah hingga perempat final.

Melihat statistik itu, Leicester bisa berharap dapat meraih hasil yang diinginkan. Bukan tidak mungkin mereka bertahan hingga semifinal atau bahkan final. Maklum, Leicester pernah melakukan sesuatu yang sempat dianggap mustahil.    

Tidak hanya itu, pemain Leicester ikut pula bikin sensasi. Riyad Mahrez kini masuk daftar top skorer. Tandukannya ke gawang Copenhagen, berujung gol ketiganya. Itu menyamai torehan Lionel Messi (Barcelona), Arkadiusz Milik (Napoli) dan Sergio Aguero (Manchester City) yang juga sudah menghasilkan tiga gol.



(mir)
dibaca 31.762x
loading gif
Top