alexa snippet

Liverpool Tak Gentar dengan Strategi Parkir Bus

Liverpool Tak Gentar dengan Strategi Parkir Bus
Divock Origi melepaskan tendangan yang coba dihalau pemain Sunderland dalam pertandingan Liga Inggris 2016/2017 di Stadion Anfield, Sabtu (26/11/2016). Tendangan tersebut berbuah gol yang mana membuat Liverpool menang 2-0. Foto/REUTERS/Phil Noble
A+ A-
LIVERPOOL - Kemenangan atas Sunderland di Stadion Anfield, Sabtu (26/11/2016) membubuhkan kepercayaan diri tinggi di dada Juergen Klopp. Bisa mengalahkan tim yang bermain dengan strategi bertahan total, manajer Liverpool menilai timnya siap menghadapi strategi parkir bus dari tim manapun

Liverpool dibuat susah payah kala merebut tiga poin dari tangan Sunderland. Meski menang 2-0, gol yang dicetak Divock Origi dan penalti James Milner baru datang 15 menit jelang waktu normal berakhir.

Dalam pertandingan tersebut, Sunderland memang dikurung habis tuan rumah sepanjang laga. Jika Liverpool bisa melepaskan tujuh kali shot on goal, The Black Cats cuma sekali mengancam gawang Loris Karius.

Tambahan tiga angka membuat Liverpool pertahankan posisi dua klasemen sementara Liga Inggris. Jordan Henderson dkk mengoleksi 30 poin, tertinggal satu angka dari Chelsea namun masih unggul selisih gol atas Manchester City di peringkat tiga. (Baca Juga: Kalahkan Sunderland, Liverpool Lengserkan Manchester City)

Selain itu, kemenangan atas Sunderland membuat Liverpool perpanjang rekor tak terkalahkan mereka jadi 14 kali. Terakhir kali The Reds gagal mendulang poin terjadi saat dikalahkan Burnley 0-2, Agustus lalu atau di pekan kedua kompetisi Liga Inggris.

Tak ayal, kemenangan atas Sunderland yang berdampak positif membuat Klopp yakin timnya bisa melewati rintangan yang lebih berat kedepannya. Termasuk, menghadapi tim dengan strategi bertahan total seperti Sunderland dan Southampton.

"Saya kira sudah tidak ada keraguan lagi tim ini siap menghadapi parkir bis. Kami punya skill, tapi yang terpenting adalah Anda mesti punya kesabaran," ucap Klopp seperti dikutip Four Four Two, Senin (28/11/2016).

"Jika bisa mencetak gol dengan cepat, kami bisa dapatkan gol kedua, ketiga, dan keempat. Permainan memang terbuka, tapi itu cuma soal waktu kapan anda mendapat gol pertama. Yang terpenting adalah Anda tidak frustrasi sebab Anda mesti mengatasi situasi seperti ini,"

"Tahun lalu, permainan kami agak berbeda ketika menghadapi tim yang menerapkan strategi defensif. Sekarang, Kami jauh lebih baik dan bisa mengendalikan situasi," tutupnya.



(bbk)
dibaca 8.247x
loading gif
Top