alexa snippet

Indonesia Soccer Championship

Kalahkan Perseru Jadi Garansi Persib ke Papan Tengah

Kalahkan Perseru Jadi Garansi Persib ke Papan Tengah
Skuat Persib Bandung mempunyai target meraih angka penuh saat menjamu Perseru jika ingin merangsek ke papan tengah klasemen ISC 2016. Foto : GTS
A+ A-
BANDUNG - Persib Bandung akan menjamu Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (30/11/2016) sore ini. Jika ingin merangkak ke papan tengah klasemen, tak ada kata lain menjinakkan Perseru jadi harga mati.

Laga itu akan jadi momentum kebangkitan Persib setelah kalah 1-2 di kandang Persela Lamongan akhir pekan lalu. Pelatih Djadjang 'Djanur' Nurdjaman mengakui perjuangan anak asuhnya akan cukup berat. Sebab timnya baru saja menelan kekalahan yang cukup berdampak pada psikologis tim. Saat ini, Persib bahkan ada di peringkat 10 klasemen sementara. (Baca juga : Preview Persib Bandung vs Perseru: Jantung Pertahanan Maung Bandung Bolong)

Tidak hanya itu, Persib juga dilanda krisis pemain belakang. Vladimir Vujovic dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning. Diogo Ferreira diragukan tampil karena kondisinya kurang fit. Sedangkan Yanto Basna masih bergabung bersama tim nasional.

Sebaliknya, Perseru justru dalam keadaan lebih baik. Mereka berada dalam motivasi besar karena di putaran pertama lalu berhasil mengalahkan Persib dengan skor 1-0. Mereka diprediksi akan tampil ganas untuk menegaskan rekor manisnya atas Persib. (Baca juga : Persib Mesti Waspadai Perseru yang Ingin Ulangi Memori Manis di Bandung)

"Serui datang dengan ambisi besar berbekal kemenangan 1-0 di laga pertama. Kalau Persib ingin bersaing di papan atas, harus memenangkan pertandingan ini. Kita akan berjuang maksimal dengan pemain yang ada untuk menggapai misi tersebut," kata Djanur.

Untuk melakoni laga itu, 'Maung Bandung' tak punya banyak waktu. Sepulang dari Lamongan, ia langsung menggeber masa persiapan tim.

Ia pun dipaksa berpikir keras untuk mencari pemain yang layak diplot menjadi benteng pertahanan Persib. Tony Sucipto yang biasa menjadi bek kiri kemungkinan akan digeser menjadi bek tengah. Sementara untuk Diogo, ia masih memikirkan dan memantau kondisi terakhirnya hingga sesaat jelang laga. "Kalau Diogo tidak bisa tampil, kami akan memainkan pemain baru di posisi dua central defender itu," jelas Djanur.

Meski kondisi sekarang dirasa cukup memusingkan, sang arsitek ogah larut dalam ketakutan. Ia pun berusaha menguatkan soliditas di antara tim, terutama pemain belakang yang kemungkinan dihuni para pemain pelapis. "Saya pikir siapapun yang main akan berusaha menampilkan kemampuan terbaiknya," ucap Djanur.



(bbk)
dibaca 4.591x
loading gif
Top