
Andityas Tri Pradipta
Sindonews.com - Laga bertajuk persahabatan antara Persebaya melawan tim Liga Premier Inggris, Queens Park Rangers berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan QPR. Namun ada kejadian unik dalam laga persahabatan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, malam tadi, lampu Stadion sempat padam dua kali pada babak pertama.
Pelatih Persebaya Divaldo Alves langsung menurunkan kekuatan minus Andik Vermansyah yang sengaja disimpan untuk babak kedua nanti. Sementara dari kubu QPR, pelatih Mark Hughes yang menurunkan beberapa pemain bintang seperti Robert Green, Anton Ferdinand, dan Boby Zamora tampak bermain hati-hati membaca permainan Persebaya.
Pada kick-off babak pertama bermain di depan publik sendiri Persebaya langsung berinisiatif tampil menyerang. Usaha keras Fernando Soler dkk berbuah manis, berawal dari blunder yang dilakukan Robert Green yang gagal mengantisipasi dengan baik umpan lambung dari pemain Persebaya, Soler dengan mudah menceploskan bola ke jala QPR di menit ke-17.
Tersentak dengan Gol Persebaya tersebut membuat Anton Ferdinand dkk melakukan serangan bertubi-tubi ke gawang Persebaya yang dikawal Endra. Akibat terus menerus mendapat tekanan di jantung pertahanan, bek yang baru dibeli dari Manchester United Fabio da Silva terpaksa dilanggar di area kotak terlarang. Eksekusi yang dilakukan striker asal Maroko, Adel Taarabt berhasil dituntaskan dengan baik, di menit ke-26.
Namun hingga pluit pertama berbunyi gol tak kunjung tercipta diantara kedua belah pihak. Memasuki babak kedua, pelatih QPR Hughes memasukkan pemain seperti Shawn Wrigh Phillips, dan bintang ditunggu-tunggu kehadirannya Park Ji Sung. Terbukti pergantian tersebut membuahkan hasil sempurna. QPR akhirnya berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1, melalui umpan terukur yang diberikan James Mackie, Boby Zamora dengan mulus mengkonversi menjadi gol, di menit ke-67.
Sementara itu, kehadiran Vermansyah di babak kedua sempat memberikan tekanan jelang berakhirnya babak kedua. Pergerakan dari sayap kiri mampu menerobos ke jantung pertahan QPR, namun sayang, aksi pemain mungil tersebut dapat dihentikan oleh kiper Cerny yang menggantikan Robert Green. Hasil akhir pun tak berubah bagi kemenangan QPR 2-1 atas Persebaya.
(aww)