Liga Inggris

Wes Ham ingin bermarkas di Stadion Olympic

Yova Adhiansyah

Jum'at,  17 Agustus 2012  −  14:52 WIB
Wes Ham ingin bermarkas di Stadion Olympic
Stadion Olympic, Inggris yang berkapasitas 80 ribu penonton (DL)

Sindonews.com - Banyak klub di musim panas 2012/2013 mengincar sejumlah pemain bintang untuk di datangkan sebelum bursa transfer di tutup, namun ada yang berbeda dengan pelatih Wes Ham, Sam Allardyce yang menginginkan Stadion Olympic sebagai markasnya.

Setelah paralimpiade bulan depan berakhir, The Hammers julukan Wes Ham berharap ingin mengambil alih tempat yang memiliki kapasitas sekitar 80 ribu penonton tersebut. Jika ini terwujud maka markas Wes Ham akan menyaingi stadion Old Trafford dan Emirates.

"Jika terwujud, maka kami bisa memiliki ukuran yang sama dengan Old Trafford dan Emirates dalam sebuah ukuran stadion," katanya seperti dilansir BBC Sports, Jumat (17/8/2012).

Allardyce menambahkan dengan menempati stadion termegah itu, maka akan sangat luar biasa dimana para pemain sangat memimpikan mempunyai stadion yang megah dengan kapasitas penonton yang banyak. Wes Ham sendiri telah memiliki stadion yakni Upton Park yang memiliki kapasitas 35 ribu yang telah menjadi tempat tinggal selama 108 tahun.

"Mudah-mudah ini akan terwujud dan ini akan menjadi sejarah modern bagi klub yang memiliki stadion megah dalam waktu 108 tahun terakhir," tambahnya.

Biarpun belum dinyatakan secara resmi namun bisa dipastikan West Ham lah yang berhak menggunakan stadion megah tersebut pasca Olimpiade 2012.

OPLC merekomendasikan West Ham United sebagai pihak yang berhak menggunakan stadion tersebut karena dianggap lebih memenuhi kriteria yang telah mereka tetapkan dari pada klub peminat lainnya Tottenham Hotspur.

Salah satu kriteria yang membuat The Hammers diatas angin adalah West Ham bersedia menjaga stadion berkapasitas 80 ribu penonton itu sesuai bentuk aslinya, termasuk mempertahankan trek atletik di pinggir lapangan yang menjadi ciri khas sebuah stadion Olimpiade.

Sedangkan Spurs justru kebalikkannya dalam proposal yang diajukan pihak Spurs berniat merombak stadion yang dibangun dengan biaya 537 juta pound tersebut untuk dijadikan venue khusus sepak bola. Kapasitas 80 ribu bakal dikurangi menjadi 60 ribu dan trek atletik bakal mereka hilangkan.

Apabila proposal Spurs diloloskan maka pihak OPLC sama saja mempermalukan pemerintah Inggris dan Walikota London yang telah berjanji membuat stadion tersebut menjadi warisan bagi dunia atletik.

Selain itu proposal Spurs juga ditentang dari berbagai pihak mulai dari pelaku dunia atletik, anggota parlemen, hingga mayoritas masyarakat bahkan dalam sebuah jajak pendapat 80 persen penduduk London menolak proposal Spurs.

 

(wbs)

shadow