Amerika

AS kutuk serangan militer Suriah di Qusayr

AS kutuk serangan militer Suriah di Qusayr
Kota Qusayr (Istimewa)

Sindonews.com - Amerika Serikat (AS) mengutuk serangan militer terhadap pemberontak di Kota Qusayr, Suriah. AS juga mengecam keterlibatan pejuang Hizbullah dalam penyerangan tersebut, Senin (20/5/2013).

"AS dengan keras mengutuk serangan udara dan artileri yang dilancarkan oleh rezim pemerintah Suriah selama akhir pekan di Kota Qusayr, sepanjang perbatasan Libanon," ungkap Patrick Ventrell, Wakil Juru Bicara Departemen Pertahanan AS.

"Rezim pemerintah Suriah sengaja memprovokasi ketegangan dengan melancarkan serangan sektarian," ungkap Ventrell.

Ventrell menambahkan, AS juga mengutuk intervensi langsung Hizbullah dan juga serangan terhadap wilayah yang memiliki peran penting dalam pemerintah.

Sementara itu, keberadaan milisi yang mendukung militer Suriah dan penduduk Hizbullah yang bermukim di sejumlah desa di sepanjang perbatasan Libanon-Suriah, semakin memperburuk dan mengobarkan ketegangan sektarian regional. 

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan, sebanyak 23 pasukan elit Hizbullah dan 55 orang dilaporkan tewas dalam pertempuran di Kota Qusayr. 

Sementara itu, lebih dari 70 pejuang Hizbullah terluka dalam pertempuran yang berlangsung sepanjang akhir pekan.

Rami Abdel-Rahman, Ketua Observatorium Suriah mengatakan, setelah dua hari tenang, pesawat pembom kembali menyerang Kota Qusayr. Serangan ini sepertinya adalah sebuah persiapan untuk melakukan sebuah operasi yang lebih besar lagi.
 
Dalam beberapa pekan terakhir, Kota Qusayr telah menjadi fokus pertempuran sengit antara pemberontak dengan militer Suriah. Wilayah ini dianggapi strategis, sebab menghubungkan wilayah Ibu Kota Suriah ke wilayah pantai Mediterania.

(esn)

views: 1.150x
shadow