Liga Inggris

Terlibat kasus rasial, Terry tolak minta maaf

Kamis,  12 Juli 2012  −  10:35 WIB
Terlibat kasus rasial, Terry tolak minta maaf
Kapten Chelsea, John Terry, foto dok Zimbio

Sindonews.com - Kapten tim Chelsea John Terry menegaskan dirinya tidak akan pernah mau meminta maaf kepada Anton Ferdinand. Hal ini terkait dengan tuduhan Terry melakukan pelecehan secara rasial kepada Ferdinand Oktober 2011 lalu.

Ketika itu, Ferdinand mengungkapkan bahwa kapten The Blues tersebut melecehkan dirinya secara rasial saat Queens Park Rangers (QPR) menjamu Chelsea pada lanjutan Liga Primer 2011/2012 di Loftus Road. Terry melontarkan kalimat tidak pantas yang menyebut Ferdinand sebagai anak haram berkulit hitam. Namun, hal tersebut dibantah Terry.

Sejak Oktober hingga persidangan awal pekan ini di Pengadilan Tinggi Westminster, kapten Chelsea itu bersikeras bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan rasial kepada adik bek Manchester United (MU) Rio Ferdinand itu.D ia memang bersitegang dan mengeluarkan kata-kata kasar. Namun,itu karena Ferdinand lebih dulu memancingnya.

Terry mengatakan bahwa dirinya hanya mengulangi kata-kata Ferdinand. Bek berusia 31 tahun tersebut juga menegaskan dirinya tidak pernah memulai pertengkaran itu. Ferdinand yang melakukannya lebih dulu. Setelah itu, Terry mengaku terpancing dan akhirnya mereka adu mulut bahkan sempat terjadi kontak fisik.

Selain itu, posisi Terry juga semakin berat karena Ferdinand turut melibatkan perseteruan antara Terry dan kiper QPR Paddy Kenny. Keduanya memang sempat bersitegang dan Ferdinand mengatakan bahwa Terry menghina Kenny.Ferdinand mengatakan bahwa Terry menunjuk Kenny dan mengejeknya dengan sebutan gendut.

“Saya tidak mungkin melakukan tindakan rasial.Saya hanya mengulangi kata-kata yang diucapkan Ferdinand.Saya tidak bisa mengendalikan emosi saya. Yang jelas,saya tidak melakukan penyerangan kepada Ferdinand,” ujar Terry, dilansir Telegraph. Pada persidangan pertama, Senin (9/7), Terry disudutkan.

Belum lagi penuntut umum Duncan Penny juga sangat memojokkannya. Namun, mantan kapten timnas Inggris itu berusaha untuk tetap tenang. Dia tidak mau jika dirinya terpancing dengan interogasi dari Penny yang ketika di persidangan meminta dirinya meminta maaf kepada Ferdinand. “Mengapa saya harus meminta maaf kepada Ferdinand atas semua yang sudah dikatakannya kepada saya?” sebut Terry.

Bagi Terry, kasus ini membuat hidupnya tidak tenang.Dia keberatan jika harus bolak-balik ke pengadilan. Ini membuat tenaganya terkuras lantaran banyak waktu yang terbuang.Terry juga sangat kesal karena akibat insiden ini dirinya harus kehilangan jabatan sebagai kapten The Three Lions, julukan Inggris.

Namun, Terry masih harus menunggu kejelasan soal kasusnya ini.Pasalnya,masih ada sidang lanjutan. Namun,Terry hanya akan dikenakan denda. Terkait dengan berita tersebut,Terry belum buka suara. Pemilik nama lengkap John George Terry tersebut justru membuka percakapan soal hubungannya dengan Ferdinand.

Dia mengatakan bahwa dirinya dan pemain belakang QPR tersebut tidak menjalin pertemanan. Hubungan mereka biasa-biasa saja. “Saya tidak berteman dengan Ferdinand. Dia bukan teman saya. Namun, kami memang saling menyapa jika bertemu. Itu saja,” tandasnya.

Selain itu, dia juga menambahkan bahwa kasus ini sudah sangat berlebihan. Ferdinand mencampuradukkan masalah di lapangan dengan masalah pribadi Terry.




(akr)

views: 683x
shadow