Liga Indonesia

Gaston Castano mesin gol musim ini

Minggu,  6 Januari 2013  −  12:38 WIB
Gaston Castano mesin gol musim ini
Gaston Castanyo

Sindonews.com – Melakoni kerasnya pertandingan di Indonesia Super League (ISL), skil individu saja tidak cukup menjamin pemain bisa tampil baik. Seorang pesepakbola juga harus memiliki kematangan dalam hal jam terbang, sekaligus dari faktor mental. Hal itulah yang tampaknya menjadi alasan Pelita Bandung Raya untuk mengandalkan Gaston Castano.
 
Striker asal Argentina ini terbukti mampu menjadi bomber andalan ditengah masih ‘hijau’nya pemain-pemain depan Pelita Bandung Raya. Meski menjadi pemain terakhir yang bergabung dengan skuad asuhan Simon McMenemy, Gaston mampu menyesuaikan diri dengan iklim internal tim dalam waktu singkat. Bahkan, dia memperoleh kepercayaan penuh dari lini tengah Pelita Bandung Raya untuk menjadi algojo terakhir alur bola di lapangan.
 
Kualitas disertai performa atraktif Gaston, merupakan buah dari menumpuknya pengalaman sang bomber di berbagai kompetisi. Sejak 2005, setidaknya enam tim profesional pernah dia perkuat. Di mulai dari klub Armenio Argentina, San Lorenzo Argentina, PSS Sleman, Persiba Balikpapan, PSMS Medan, Gresik United, hingga akhirnya berlabuh ke Pelita Bandung Raya di ISL musim ini.
 
Kematangan Gaston juga terbukti dalam beberapa pertandingan uji coba yang dilakoni Pelita Bandung Raya. Bahkan pada laga persahabatan melawan Persikab Kabupaten Bandung, Senin (31/12), di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, pemain kelahiran Santiago Del Estero, 8 Juli 1985 ini mencetak hatrik pertama bersama klubnya. Semua gol yang tercipta, murni hasil kerjasama dan sokongan lini tengah yang digawangi duet Eka Ramdani dan Nemanja Obric. Komposisi ini pula yang tampaknya akan menjadi senjata andalan sang pelatih untuk mengacak-acak pertahanan lawan.
 
Simon mengungkapkan, produktivitas Gaston sangat bergantung pada seberapa besar sokongan lini tengah Pelita Bandung Raya. Saat para gelandang tidak memfokuskan aliran bola pada sang bomber, Gaston pun layaknya drakula tak bertaring. Torehan gol yang dicetaknya sangat minim. Sebaliknya, saat lapangan tengah yang digawangi Eka Ramdani begitu intens menyuplai bola, Gaston menjawab kepercayaan tersebut dengan keberhasilannya menjebol gawang lawan.
 
“Hatrick saat melawan Persikab merupakan perolehan yang layak didapatkan oleh Gaston. Di pertandingan tersebut para pemain sangat banyak membantu Gaston dengan umpan-umpan yang bervariasi. Support dari lini tengah sangat terlihat. Berbeda dengan beberapa uji coba lain dimana Gaston seperti bermain seorang diri di lini depan,” kata Simon.
 
Selain memiliki sentuhan akhir yang membahayakan gawang lawan, Gaston pun mampu membuka ruang bagi rekan-rekan yang berposisi dibelakangnya. Lini kedua Pelita Bandung Raya kerap mendapat peluang untuk menusuk langsung ke mulut gawang, bahkan hingga mencetak gol.
 
“Seiring berkembangnya permainan tim ini, lini tengah kami semakin sadar untuk lebih banyak memberi suplai bola kepada Gaston. Karena selain mampu memanfaatkan peluang, Gaston juga bisa lebih banyak membuka ruang bagi para pemain tengah kami yang ada di belakang Gaston. Contohnya seperti Eka Ramdani dan Asep yang kerap mendapat peluang untuk menusuk pertahanan lawan,” ungkap Simon.
 
Meski memiliki harapan besar terhadap kematangan Gaston, Simon mengaku enggan mengistimewakannya. Menurut pelatih asal Inggris ini, kehebatan satu pemain tidak akan berarti tanpa perkembangan tim secara keseluruhan. Simon mengaku lebih suka menempatkan Gaston sebagai mentor dan sosok percontohan bagi pemain muda, agar penampilan semua pemain bisa meningkat bersama-sama.
 
“Progres Gaston memang sangat bagus, tapi yang paling saya lihat adalah perkembangan keseluruhan tim. Dan memang skuad kami berkembang lebih baik dari pada beberapa waktu lalu, salah satunya karena sosok Gaston,” pungkas Simon.
 
Gaston sendiri mengaku tidak ingin terlalu menonjolkan diri di Pelita Bandung Raya. Menurutnya, kemenangan lebih berarti ketimbang prestasi pribadi berbentuk perolehan gol. Karena itu pula, di musim ini dia tidak menargetkan berapa banyak bola yang akan dilesakkannya ke gawang lawan.
 
“Saya tidak secara khusus menargetkan berapa kali mencetak gol di musim ini. Target saya adalah ingin bermain lebih bagus, dan selalu berusaha lebih baik dari sebelumnya,” kata Gaston.


(wbs)

views: 1.016x
shadow