SFC all-out mengejar runner-up

SFC all-out mengejar runner-up
SFC all-out mengejar runner-up
A+ A-
Sindonews.com - Pergolakan di papan atas pada pertandingan di akhir putaran pertama Indonesia Super League musim ini sangat ketat. Persipura Jayapura sudah memastikan jawara di putaran pertama ISL.  
Poin 40 yang dikumpulkan Mutiara Hitam-julukan Persipura, tak akan lagi mampu dikejar tiga tim yang berada di bawah mereka. Arema Cronous yang berada di tempat kedua terpaut 6 poin atau  berada di angka 34 poin. Sementara Persib Bandung yang menguntit di peringkat tiga dengan 33 poin. Sedangkan sang juara bertahan, Sriwijaya FC (SFC) masih berkutat di 32 poin.
 
Memang antara Arema, Persib dan SFC, sama sekali tak akan mengganggu singgasana Persipura. Tapi ketiga tim ini akan berupaya mengamankan posisi runner-up di paromusim ini. Menariknya, ketiga tim ini sama-sama akan mencari poin tiga di markas lawan.
 
Arema yang berada diposisi kedua, harus bentrok dengan si pemilik singgasana dan bermain di markas Persipura. Persib ditantang Persela Lamongan dan Laskar Wong Kito harus menyelesaikan putaran pertama di Stadion Wombik Sorong, markas Persiram Raja Ampat.
 
Sudah tentu, Persib dan SFC berharap Arema tumbang ditangan Persipura. Tinggal bagaimana kedua tim tersebut memanfaatkan situasi tersebut. Nah bagi SFC sendiri, jika Arema benar-benar takluk ditangan Persipura, sementara Persib dan SFC menang atas masing-masing tuan rumah, maka semaksimalnya SFC hanya naik satu peringkat, yakni di tempat ketiga. Tapi jika Maung Bandung ikut-ikutan kalah dari Persela Lamongan, maka jelas Wong Kito mengambil tempat runner up dari tangan Arema.
 
Menurut Asisten Manajer SFC Muchendi Mahzareki, pihaknya sudah berhasil merealisasikan kemenangan dikandang Persidafon Dafonsoro. Sebenarnya, target bermain dikandang Persiram Raja Ampat nanti tidak terlalu muluk-muluk.
 
''Kami hanya membutuhkan cukup satu poin dan segera pulang ke Palembang. Tapi dengan tipisnya perbedaan poin antara Arema, Persib dan kami, membuat kami berpikir untuk bisa memenangkan pertandingan,” jelasnya.
 
Meski ada ambisi untuk menutup putaran pertama ini dengan kemenangan, namun Muchendi enggan memberikan beban tersebut kepada pemain. Karena, lebih baik Ponaryo Astaman dan kawan-kawan bermain lebih lepas, daripada terganggu dengan beban kemenangan.
 
''Walau untuk menutup putaran pertama ini adalah hal yang penting, tapi akan lebih baik kalau pemain lebih menikmati kerja mereka di lapangan. Jika mereka bermain lepas, bukan saja hasil imbang yang didapat. Bisa saja kami akan mendapatkan kemenangan seperti di Dafonsoro,” kata putra sulung Bupati OKI Ishak Mekki itu.
 
Sementara pelatih kepala SFC Kas Hartadi mengungkapkan, sisa dua hari sebelum pertandingan ini, dirinya hanya meminta pada pemain untuk tetap mengatur jadwal istirahat.
 
''Walau bagaimanapun, bertanding kesini (tur Papua) merupakan tantangan yang berat. Bukan saja tantangan di lapangan, tapi kami harus berhadapan dengan perjalanan panjang dan cukup melelahkan. Jadi saya hanya berharap semua pemain yang ada sekarang menjaga kebugarannya,” ungkap Kas.
 
Terhadap bagaimana nanti dilapangan, mantan asisten Ivan Venkov Kolev ini menambahkan, bahwa setelah tercapainya satu target menang di Dafonsoro, mereka akan lebih menikmati permainan. ''Jika memikirkan soal kemenangan, semua tim ingin menang. Tapi jika semua pemain menikmati permainan, akan banyak yang terjadi di lapangan,” tutupnya.


(aww)
dibaca 1.845x
Top