Liga Indonesia

Benteng krisis, Persija bidik enam pemain anyar

Selasa,  2 April 2013  −  17:08 WIB
Benteng krisis, Persija bidik enam pemain anyar
Ismed Sofyan dkk dituntut segera bangkit/Isra Triansyah/Koran Sindo

Sindonews.com - Lini belakang Persija Jakarta terus menjadi sorotan. Lemahnya barisan pertahanan klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut, juga sempat dikeluhkan sang juru taktik, Benny Dollo. Bendol, sapaan akrab Benny, melihat lini pertahanan menjadi salah satu pos yang harus dibenahi.

Jika dilihat dari kekuatan musim lalu Persija di kompetisi Indonesian Super League (ISL) musim 2011/2012, komposisi lini belakang Persija tidaklah jauh berbeda. Nama-nama top seperti Ismed Sofyan dan Fabiano Beltrame tetap menjadi andalan. Keduanya pun masih mendapatkan sokongan pemain muda potensial seperti Ngurah Nanak.

Tercatat hanya ada dua pemain belakang yang memutuskan hengkang dari Persija, seperti Hasim Kipuw yang memilih berseragam Arema Cronous. Adapun satu pemain lainnya adalah pemain belakang berpaspor Singapura Precious Emuejeraye.

Sementara untuk menambal kekosongan di lini belakang, musim ini Persija diperkuat sebagai pemain muda dan rekrutan anyar. Mumin Aliyansyah, Fahreza Agamal, Abduh Lestaluhu, Firmansyah, Delton Stevano, dan Syahrizal adalah penggawa-penggawa yang mengisi barisan belakang Persija musim ini.

Akan tetapi, hadirnya beberapa pemain tersebut belum mampu memberikan rasa aman bagi lini pertahanan Macan Kemayoran. Apalagi ditambah mundurnya penjaga gawang utama Persija musim lalu Andritany Ardhiyasa. Tercatat dari 12 pertandingan yang sudah dijalani minus kontra Persipura Jayapura, Persija telah kemasukan 24 gol.

Dengan jumlah kemasukan tersebut, Persija dan Mitra Kukar menjadi dua tim peringkat kedua terbanyak dalam kemasukan. Sementara jumlah kemasuka terbanyak sejauh ini, harus dialami penghuni dasar klasemen sementara ISL Persidafon Dafonsoro. Klub asal Papua tersebut, terlah kemasukan 25 kali.

''Dalam setiap pertandingan ke depan, saya selalu meminta pemain depan melakukan pressing mulai dari penyerang. Kenapa hal itu saya minta, jika lini depan sudah mulai melakukan pressing otomatis lini belakang akan terbantu. Sebab, harus diakui, lini belakang kami lemah,” ungkap Bendol.

Bendol sendiri memang diberikan beban berat saat ditunjuk menggantikan Iwan Setiawan yang memilih mundur dengan alasan kesehatan. Terkapar di zona merah degradasi, mau tidak mau perubahan secara signifikan harus dilakukan mantan pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia tersebut.

Jika penambahan skuad menjadi solusi untuk memompa performa Macan Kemayoran, Bendol patut menanti aksi nyata dari manajemen Persija. Sebelumnya, ketua umum (ketum) Persija Ferry Paulus, sempat menjanjikan jika Persija akan kedatangan sekitar enam pemain baru pada putaran kedua nanti.

Siapa-siapa saja pemain yang akan berseragaam orange Persija memang belum diketahui sampai detik ini. Adapun beberapa yang sempat muncul kepermukaan di antaranya ada penyerang Persipura Patrich Wanggai, pemain naturalisasi Raphael Maitimo, dan satu pemain asal PON Papua Mario Aibekop.

Jika dilihat dari ketiga nama yang ada, hanya Maitimo seorang yang kemungkinan bisa diplot untuk memperkuat barisan pertahanan Persija. Mungkin untuk tiga selot tersisa, Bendol masih bisa berharap akan datang minimal satu pemain belakang berkualitas pada putaran kedua nanti.

''Kami dari manajemen memang berniat untuk melakukan perekrutan pada putaran kedua nanti. Kemungkinan ada enam pemain baru yang kami usahakan bisa bergabung dengan Persija. Siapa-siapa saja mereka, kami akan mengonsultasikannya lebih dulu dengan tim pelatih pastinya,” tutur Ferry.


(aww)

views: 2.284x
shadow