Liga Indonesia

Benahi finishing, Persijap tak mau imbang di kandang

Senin,  10 Juni 2013  −  15:50 WIB
Benahi finishing, Persijap tak mau imbang di kandang
Persijap saat menghadapi PSIR Rembang/Andik Sismanto/Koran Sindo

Sindonews.com - Persijap Jepara bertekad untuk tidak akan kehilangan poin pada dua laga kandang saat menjamu Persiba Bantul dan Arema IPL pada 13 dan 16 Juni mendatang. Itu menyusul hasil
imbang yang diraih oleh anak-anak asuh Raja Isa saat menjamu Persepar Palangkaraya, Kamis (6/6) lalu.

Hasil imbang itu menodai target sapu bersih empat laga home yang dijalani oleh Persijap. Dengan bertekad tidak kehilangan poin di kandang sendiri, tentu pelatih Raja Isa harus menyelesaikan Pekerjaan Rumah (PR) yang selama ini masih menjadi kendala tim, di antaranya masih buruknya lini depan dan masih rapuhnya lini belakang.

Pelatih Persijap Raja Isa mengakui, finishing anak-anak asuhnya masih belum konsisten dalam
melakukan penyelesaian akhir atau finishing untuk menciptakan gol. Banyak peluang yang seharusnya bisa menjadi sebuah gol, sering kali gagal dieksekusi dengan baik.

Dia menilai, masih buruknya finishing yang dilakukan anak-anak asuhnya karena pemain terlalu
tergesa-gesa untuk mencetak gol. Apalagi ketika dalam keadaan tertekan. Sikap buru-buru
yang dilakukan oleh para pemainnya inilah yang menyebabkan, kegagalan dalam mencetak gol. ''Yang pasti yang paling utama saat ini adalah memperbaiki finishing, memanfaatkan setiap peluang yang muncul selama pertandingan,” ujarnya.

Karena itu, menjelang laga kontra Persiba dan Arema anak-anak asuhnya terus digembleng secara
intensif terutama lini depan dan selalu mengingatkan untuk tidak tergesa-gesa dalam mencetak gol.
Mengenai lini belakang Persijap, Raja Isa menilai saat ini terus menunjukkan peningkatan.

Koordinasi antar pemain pun sudah terbangun dengan baik, terlebih dengan adanya Evaldo
sebagai pemain senior mampu membimbing dan memimpin tim dengan baik. Namun, Kata
pelatih asal Malaysia itu meski lini depannya belum konsisten, akan tetapi di sisi lain, koodinasi
tim dan pola permainan sudah semakin baik.

Hal itu dibuktikan pada pertandingan kontra Persepar meski berakhir imbang, namun sepanjang pertandingan Evaldo dkk mampu menguasai pertandingan. ''Seperti pertandingan terakhir melawan Persepar sepanjang 90 menit Persijap 80 persen  menguasai pertandingan, demham Joko Ribowo
(kiper) cuma menangkap 12 kali bola,” tandasnya.

Dengan kondisi tim yang semakin menunjukkan perbaikan, Raja Isa yakin pada dua partai home
berikutnya, Evaldo dkk akan mampu memperoleh poin penuh. ''Yang terpenting adalah konsisten dalam bertanding. Kegagalan kemarin, tidak boleh terulang lagi,” ujarnya.

Dia menambahkan, pada saat Persijap menjamu Persiba Bantul salah satu punggawanya yakni Bukhori, diragukan bisa tampil, karena mengalami cedera paha. Namun, hal itu tidak akan
memengaruhi kekuatan tim. mengingat, Bahtiar dan Walter yang sebelumnya tidak
bisa dimainkan sudah bisa dimainkan.

Dengan, sudah adanya Walter di lini tengah, maka dia dipercaya bakal mampu mengankat performa
tim. Apalagi gelandang enerjik ini dikenal memiliki akurasi umpan yang cukup baik. Sehingga akan bisa memanjakan lini depan yang diisi oleh Agung Supriyanto dan Viktor.


(aww)

views: 1.096x
shadow