Liga Indonesia

Arema akan bermain tenang

Kamis,  13 Juni 2013  −  14:59 WIB
Arema akan bermain tenang
Rahmad RD Darmawan/ Ist

Sindonews.com — Rekor baru sekali kalah di kandang yang dicatat Arema Cronous musim ini, membuat Persegres Gresik United silau. Setelah kalah dari Persipura Jayapura di awal putaran dua lalu, Arema memang tidak pernah lagi kehilangan angka di Stadion Kanjuruhan.

Rekor yang terbilang mentereng itu membuat peluang Persegres mencuil angka di sana sangat tipis. Bisa dibilang tim tamu membutuhkan permainan luar biasa sekaligus keberuntungan pada pertandingan Jumat (14/6). Apalagi Persegres tidak datang dengan kekuatan lengkap.

Arema sendiri sudah berkoar tak memberikan belas kasihan sedikit walau lawannya sesama tim Jawa Timur. Keperkasaan Persipura di papan klasemen membuat Arema tidak mempunyai pilihan lain kecuali memenangi semua laga sisa putaran dua, termasuk menjamu Persegres.

Walau Singo Edan tidak bisa memainkan Kayamba Gumbs yang terkena skorsing akumulasi kartu kuning, tampaknya bukan sebuah persoalan berarti. Di deretan pemain cadangan masih banyak aset mengkilap yang siap dimainkan, termasuk Sunarto atau Dendi Santoso.

Pelatih Arema Cronous Rahmad Darmawan menyatakan timnya tidak akan memberi kesempatan sedikit pun kepada Laskar Joko Samudro. Tanpa terpengaruh absennya Sasa Zecevic dan Hery Prasetya di kubu Persegres, pelatih bersapa RD ini siap memainkan sepakbola ofensif khas Singo Edan.

“Antisipasi mungkin di sayap Persegres. Ada Shohei Matsunaga, Siswanto dan kadang-kadang bek seperti Erol Iba dan Diogo Santos naik menyerang. Kecepatan dari sisi sayap ini yang pantas kami cermati.Saya tak yakin absennya pemain akan memperlemah Persegres secara drastis,” beber RD, Kamis (13/6).

RD juga mengantisipasi permainan negatif tim tamu dengan menumpuk pemain di sekitar kotak pinalti. Pelatih tim nasional (timnas) U-23 tersebut meminta pemainnya tidak cepat frustrasi atau emosial saat pertahanan Persegres terlalu rapat dan susah ditembus.

“Kami akan bermain tenang, bekerja keras dan berupaya sekreatif mungkin. Soal gol akan terjadi secara natural kalau kami bermain dengan baik. Saya juga sudah menekankan agar hati-hati membuat pelanggaran di daerah berbahaya karena Persegres bagus dalam melakukan set piece,” urainya.

Sunarto menjadi kandidat kuat pengganti Kayamba Gumbs di posisi sayap. Jika menempatkan Sunarto di kanan, maka Greg Nwokolo akan bergeser ke sayap kiri. Dua striker di depan pastinya sudah dikavling Christian Gonzales dan beto Goncalves.

Di kubu seberang, Persegres Gresik mempersiapkan centre back Lan Bastian untuk mengganjal posisi Sasa Zecevic. Sedangkan kipper yang minus Hery Prasetya, hampir dipastikan menjadi kesempatan Sandi Firmansyah. Komposisi ini terbilang darurat.

Lan Bastian sejauh ini hanya menjadi pemain cadangan, sementara Sandi bahkan belum pernah turun di Indonesia Super League (ISL). Jika kurang percaya dengan Lan Bastian, maka Diogo Santos bisa digeser ke tengah, sementara posisi full back kanan diserahkan kepada Habib Syukron.

“Komposisi yang kurang menguntungkan saat menghadapi tim seperti Arema. Mereka sangat bagus saat bermain di kandang dan saya berharap ada keberuntungan untuk Persegres. Realistis saja kekuatan kami masih di bawah Arema,” ujar Widodo C Putro, pelatih Persegres.

Sadar bahwa bermain ofensif bakal jauh lebih membahayakan, Widodo menyiapkan formasi aman. Dia lebih menekankan lini pertahanan dan tengah untuk membendung agresifitas Singo Edan. “Kami harus jeli mencari celah dan kesempatan saat melakukan tekanan,” tandasnya.
 
Arema Cronous (4-1-3-2):

Kurnia Meiga (gk), Hasyim Kipuw, Victor Igbonefo, Thierry Gathuessy, Benny Wahyudi; Egi Melgiansyah; Sunarto, Hendro Siswanto, Greg Nwokolo; Beto Goncalves, Christian Gonzales.

Persegres Gresik (4-2-3-1):

Sandi Firmansyah (gk), Diogo Santos, Lan Bastian, Ambrizal, Erol Iba; Ahmad Sembiring, Kacung Munif; Shohei Matsunaga, Ngon Mamoun, Siswanto; Aldo Baretto.      


(wbs)

views: 828x
shadow