Liga Indonesia

Menpora Cup 2013

Persib dituntut manjakan pemain muda

Jum'at,  20 September 2013  −  23:49 WIB
Persib dituntut manjakan pemain muda
Penggawa Persib mendengarkan briefing pelatih/Irfan Al-Faritsi/Koran Sindo

Sindonews.com - Persib Bandung dituntut memanjakan pemain muda dalam perhelatan Menpora Cup 2013. Sejumlah kalangan menilai, kompetisi gagasan Roy Suryo ini bisa menjadi panggung bagi penghuni skuad Pangeran Biru yang selama ini jarang diturunkan.

Di dalam kesebelasan besutan Djadjang ‘Djanur’ Nurdjaman, setidaknya terdapat tiga nama pesepakbola muda potensial. Mereka adalah penjaga gawang Rizky Bagja, defender M Agung Pribadi, dan attacker Sigit Hermawan. Ketiganya merupakan alumni dari skuad Persib U21.

Rizky Bagja merupakan penjaga gawang yang mengantarkan Persib U-21 meraih trofi juara Indonesia Super League (ISL) U-21 musim 2009/2010. Dia bahkan tampil sebagai pahlawan ketika mampu memenangkan duel adu penalti dengan Persebaya Surabaya U-21 dalam babak semifinal. Di skuad Persib senior, pemain kelahiran Bandung, 24 Mei 1991 ini berposisi sebagai kiper ke empat, dan belum pernah diturunkan di ISL 2013.

Nama lainnya,  M Agung Pribadi, mengalami nasib yang sedikit lebih baik. Di ISL musim ini, tujuh belas kali dia tercatat masuk bench pemain. Tiga diantaranya diturunkan dalam pertandingan sebagai pemain pengganti, meski di menit-menit akhir pertandingan.

Sedangkan Sigit Hermawan mencatatkan empat kali masuk jajaran pemain cadangan. Dia diturunkan satu kali dan tampil selama delapan menit. Yaitu saat Persib mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 5-1, Senin (15/4).

Di Menpora Cup, tiga pemain ini tampaknya harus mendapat lebih banyak kesempatan bermain. Setidaknya dengan tertulis dalam starting line-up di sejumlah pertandingan. Hal ini antara lain diungkapkan mantan pelatih Persib, Risnandar Soendoro. Menurutnya, tiga pemain tersebut merupakan aset berharga Pangeran Biru yang wajib terus diasah dalam sebuah pertandingan.

''Saya setuju dengan keikutsertaan Persib di Menpora Cup. Tapi tidak usah ada patokan target dari manajemen. Kompetisi ini cukup dikhususkan untuk para pemain muda agar jam terbang mereka terus bertambah. Sebagai tim yang menaungi dan membina mereka, para pemain muda ini harus terus kita kasih pengalaman agar potensinya keluar. Apalagi lawan yang dihadapi Persib juga bagus-bagus, ini kesempatan,” ucap Risnandar.

Hal serupa diungkapkan Ketua Umum Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber) Asep S Abdul. Dia berpendapat, Menpora Cup yang merupakan turnamen penutup musim bisa juga digunakan untuk mengevaluasi para pemain. Hal itu untuk menentukan siapa saja yang dipertahankan untuk menghuni skuad Persib di ISL tahun depan.

“Di Menpora Cup ini sangat bagus apabila para pemain yang selama ini jarang mendapat jatah bermain, ditampilkan. Setidaknya mereka disisipkan di antara para pemain inti yang tampil,” kata Asep.


(aww)

views: 1.260x
shadow