Liga Indonesia

Liga Antarpabrik gandeng klub Thailand

Senin,  17 Maret 2014  −  00:24 WIB
Liga Antarpabrik gandeng klub Thailand

Sindonews.com - Keinginan peserta agar Liga Antarpabrik tetap berlangsung secara berkesimbungan, mendapatkan sambutan positif dari pihak penyelenggara.  Menurut General Manager M-150 Indonesia, Azwan Nasution, kompetisi selanjutnya digaransi akan dibuat lebih meriah dari tahun ini.

"Akhir tahun ini, Star League yang jadi tajuk Liga Antarpabrik tahun ini akan kembali bergulir. Kami ingin membuatnya lebih meriah dengan mengajak profesi lain, seperti dokter atau juga wartawan selain karyawan pabrik. Sehingga, tidak hanya lima kota bahkan lebih banyak lagi," ungkapnya.

Tidak hanya lebih meraih, kompetisi mendatang akan dibuat lebih menjanjikan dari segi kesempatan berlatih sepak bola di luar negeri. Setelah pihak  penyelenggara menjalin kerja sama dengan salah satu klub lokal Thailand, Osotspa Sarabury FC. Klub yang berdiri sejak tahun 1977 dan saat ini tergabung dalam Thailand Premier League.

"Kami sangat puas karena kompetisi ini berjalan sukses dari awal sampai akhir. Potensi peserta sangat luar biasa karena total 500 pabrik yang sudah ikut di lima  kota. Di tahun selanjutnya, kami akan membuat ajang ini lebih berbeda," jelas Azwan.

Sementara itu, PT Indotama Aryanusa Pertamina (Pertamina Sidoarjo) keluar sebagai jawara Liga Antarpabrik 2014. Catatan tersebut diraih, setelah Pertamina  Sidoarjo menundukkan CV Bone Enzenering (Bandung), lewat babak adu penalti 4-3, di PTIK, Jakarta, akhir pekan kemarin (15/3).

Tak mudah bagi Pertamina Sidoarjo memastikan diri sebagai yang terbaik. Bermain imbang, 1-1, di waktu normal, Pertamina Sidoarjo sempat tertinggal lebih  dulu dari Bone Enzenering. Bone membuka gol melalui Hikmah pada menit ke- 23. Dan Pertamina Sidoarjo akhirnya menyamankan kedudukan lewat aksi Lukas  Aji pada menit ke- 70.

Dengan raihan tersebut, Pertamina Sidoarjo berhak membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp15 juta. Selain gelar juara, pemain asing mereka Efandro  Antonio Bevilaqua keluar sebagai pemain terbaik. Dan berhak membawa pulang uang sebesar Rp2 juta. Sedangkan Bone Enzenering mengantongi Rp10 juta.


(nug)

views: 1.059x
shadow