alexametrics
KLASEMEN
Grup
TeamPlayPoin
URU39
RUS36
KSA33
EGY30
TeamPlayPoin
ESP35
POR35
IRN34
MAR3-3
TeamPlayPoin
PRC37
DEN35
PER33
AUS31
TeamPlayPoin
CRO39
ARG34
NGA33
ISL31
TeamPlayPoin
BRA37
SUI35
SRB33
CRC31
TeamPlayPoin
SWE36
MEX36
KOR33
GER33
TeamPlayPoin
BEL39
ENG36
TUN33
PAN30
TeamPlayPoin
COL36
JPN34
SEN34
POL33
Photo
ONE Championship Qonquest of Heroes Digelar di Jakarta
Video
Jelang Laga Timnas U-16 Kontra Iran

Bek Kroasia Minta Maaf Atas Video Bernuansa Politis

Fransdian Ricardo Purba
loading...
Bek Kroasia Minta Maaf Atas Video Bernuansa Politis
Domagoj Vida meminta maaf atas postingan video yang dianggap bernuansa politis. Foto : REUTERS
MOSKOW - Bek Kroasia Domagoj Vida meminta maaf atas postingan video yang dianggap bernuansa politis. Dalam video tersebut, Vida berucap Glory to Ukraine setelah berhasil mengalahkan Rusia di babak perempat final Piala Dunia 2018.

Vida melakukan permintaan maaf dalam sebuah konferensi pers seusai laga melawan Inggris di babak semi final. Menghadapi Inggris, tim Kroasia mendapat cemoohan dan siulan dari para suporter Rusia yang datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan tersebut. Aksi suporter tersebut merupakan bentuk balasan dan menunjukan rasa kesal mereka terhadap postingan video Vida.

"Saya tahu saya melakukan kesalahan dan saya ingin meminta maaf lagi kepada orang-orang Rusia. Saya minta maaf. Itulah hidup. Anda harus belajar dari kesalahan Anda," " kata Vida dikutip dari Reuters, Jumat (13/7/2018)

Dalam pernyataan sebelumnya yang dikeluarkan oleh Federasi Sepak Bola Kroasia, Vida mengatakan bahwa video postingannya tersebut tidak mengarah ke nuansa politik. Dia mengabadikan momen kemenangan tersebut karena dia memiliki rekan-rekan di Ukraina setelah sebelumnya pernah memperkuat klub Dynamo Kiev.

"Niat kami bukan untuk menyinggung siapa pun. Saya dengan tulus berharap bahwa pesan ini tidak akan dipahami sebagai hal lain selain ungkapan terima kasih kepada teman-teman kami di Ukraina atas dukungan mereka," kata Vida.

Seperti diketahui bahwa hubungan Rusia dengan Ukraina penuh gejolak sejak Moskow mencaplok Krimea pada 2014 dan mendukung separatis pro-Rusia di Ukraina Timur. Menanggapi video Vida, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada Kamis (12/7/2018) mengecam postingan tersebut dan mengatakan bahwa itu adalah tindakan yang sangat bodoh

"Ada sepak bola dan ada politik. Keduanya adalah hal yang berbeda. Itu bodoh," kata Zakharova kepada wartawan, menambahkan bahwa kementerian telah melihat permintaan maaf Vida atas insiden itu

Sementara itu, FIFA memutuskan bahwa komentar Vida dalam video itu tidak sesuai dengan peraturan turnamen tentang kenetralan politik dan komite disiplin untuk mengeluarkan peringatan ataupun memberikan hukuman kepada Vida. Namun FIFA memberi tindakan tegas terhadap Ognjen Vukojevic, seorang anggota staf pelatih Kroasia yang muncul dalam video dengan Vida. Dia didenda 11.400 Pounds atau sekitar Rp 216 juta. Vukojevic kemudian dipecat dari perannya bersama tim nasional Kroasia menjelang laga semi final menghadapi Inggris.
(bbk)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
PROFIL TIM
Hot Topic