alexametrics

ISC Seri B Belum Mulai, PSMS Buang Tiga Amunisi

loading...
ISC Seri B Belum Mulai, PSMS Buang Tiga Amunisi
ISC Seri B Belum Mulai, PSMS Buang Tiga Amunisi/Sindophoto
A+ A-
MEDAN - Pemain seleksi PSMS Medan belum bisa tidur dengan nyenyak sebelum Indonesia Soccer Championship (ISC) Seri B. Yang terbaru, tiga pemain kembali dicoret. Biondi Lubis, Hery Irwansyah dan Egi harus rela meninggalkan Kebun Bunga, markas PSMS.

Ketiganya dicoret karena penampilannya kalah dengan pemain lainnya.Kedatangan M Antoni dan Afiful Huda mengusur Biodi dan Hery. Antoni dan Afiful bergabung bersama Egi.


Nasib nama terakhir berbeda dengan Antoni dan Afiful, Egi ikut dicoret. Egi adalah pemain PS Putra Buana, klub anggota PSMS Medan. Egi sempat ikut terbang ke Gresik mengikuti seleksi klub ISC A, Persegres Gresik United. Namun ternyata Egi gagal lolos seleksi.



Pelatih kepala, PSMS Medan, Suharto AD mengatakan, hasil dari laga uji coba, dirinya melihat kemampuan personal para pemain. Hasilnya, dua pemain seleksi Antoni dan Afiful menunjukkan performa yang lebih baik dari pemain yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi.







''Kami sudah menilai dari penampilan pemain. Hasilnya, tiga pemain kami coret, dua pemain yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi, dan satu pemain lagi yang terakhir bergabung,''ungkap Suharto.



Pelatih yang identik dengan kepala plontosnya itu menuturkan, keputusan pencoretan ketiganya tersebut, setelah melakoni laga uji coba. Pertama melawan PS Pertamina yang berakhir dengan kemenangan tiga gol tanpa balas, dan menaklukkan Deli Serdang United 5-0.



Katanya, dari rangkaian uji coba tersebut, kekompakan, kordinasi dan performa personal pemain menjadi sorotan. Bahkan, awalnya Suharto coret empat pemain. Namun, performa ketiganya yang jauh dibandingkan pemain lainnya, menjadikan Biondi, Hery dan Egi yang harus didepak.



halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak