alexa snippet

Dua Amunisi Anyar Tambah Kekuatan PSIS Semarang

Dua Amunisi Anyar Tambah Kekuatan PSIS Semarang
Dua Amunisi Anyar Tambah Kekuatan PSIS Semarang/Arif Purniawan/Sindophoto
A+ A-
SEMARANG - PSIS Semarang menambah amunisi, Fajar Bagus Bintoro (wing back) dan Barep Wahyudi Widodo (kiper). Keduanya sudah menemui kata sepakat saat dilakukan negosiasi oleh manajemen Mahesa Jenar pada Jumat (15/4). ''Fajar dan Barep sudah deal, lainnya masih negoisasi,” tutur Manajer PSIS Wahyu Winarto.
 
Fajar Bagus merupakan pemain dari PS Angkatan Darat (AD) dan pernah memperkuat Persibangga Purbalingga. Sedangkan Barep Wahyudi adalah bekas penjaga gawang Persiba Bantul. Fajar lebih dulu ikut seleksi, sementara Barep Wahyudi menyusul kemudian.



Sementara untuk nama pemain seleksi lainnya, yakni Ahmad Mahrus Bahtiar dan Wage Dwi Aryo, masih dalam proses negosiasi. Ahmad Mahrus pada latihan Kamis (14/4) lalu tidak muncul di Stadion Jatidiri Semarang, karena izin ke Jepara. Sementara itu, Bima Ragil yang ikut seleksi perdana belum membuat tim pelatih yakin untuk merekomendasikannya.
 
Kemampuannya masih akan dilihat lagi dalam beberapa hari ke depan sebelum diputuskan nasibnya. Performa Barep selama mengikuti seleksi di Jatidiri mendapat pujian. ''Saya ingin melihat saat satu lawan satu. Ternyata cukup bagus, dia bisa menepis bola dari jarak dekat, sehingga direkomendasi,” tutur Pelatih Kiper Budi Cipto.  
 
Bergabungnya Barep diharapkan bisa menjawab krisis penjaga gawang di PSIS. Pasalnya Catur Adi Nugroho belum sembuh dari cedera, begitu juga dengan Saiful Amar, masih sedikit bermasalah dengan lutut. Dikontraknya Fajar Bintoro setidaknya juga bisa memperkuat wing back kiri. Total, saat ini tim yang didukung oleh elemen supporter Panser Biru dan Snex ini memiliki tiga back kiri, yakni Taufik Hidayat, Andreantono Ariza dan Fajar Bagus.  
 
Pelatih Kepala PSIS Eko Riyadi menuturkan, pemain direkomendasi karena dinilai sesuai dengan kebutuhan tim. Pemain yang mendapatkan persetujuan untuk dikontrak tersebut memiliki skill dan teknik yang memadai. ''Wage Dwi itu juga memiliki kecepatan. Tipikalnya mirip dengan Indra Setiawan, dia pandai dalam membuka dan menutup ruang,” kata dia.


Pihaknya akan memantau lagi performa Bima Ragil. Karena baru sehari melakukan seleksi, dia meminta waktu untuk melihatnya lebih seksama. “Ya masih dipantau, dilihat sesuai karakter tim atau tidak,” ucapnya.


Sementara itu, tidak butuh waktu lama untuk menyeleksi Ahmad Mahrus Bahtiar, karena dia sebelumnya pada musim 2014/2015 pernah memperkuat klub Persegres Gresik United. Selain itu, juga menjadi bagian dari Sriwijaya FC dan Timnas U-23.




(aww)
loading gif
Top