alexa snippet

Copa del Rey 2016/2017

Lewat Drama 6 Gol di Sevilla, Madrid Tumbangkan Rekor Barcelona

Lewat Drama 6 Gol di Sevilla, Madrid Tumbangkan Rekor Barcelona
Real Madrid melakukan selebrasi pasca laga kontra Sevilla di leg 2 babak 16 besar Copa del Rey 2016/17. (Foto/Marca.es)
A+ A-
SEVILLA - Walau terus digempur oleh Sevilla pada leg 2 babak 16 besar Copa del Rey 2016/17, di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Jumat (13/1) pagi WIB. Real Madrid mampu bertahan dari serangan tuan rumah dan memaksa hasil imbang 3-3. El Real pun melaju ke perempat final dengan keunggulan agregat 6-3, sekaligus mencatat rekor baru di kompetisi sepak bola profesional Spanyol, 40 laga beruntun tanpa kalah di berbagai ajang. Mereka menumbangkan rekor Barcelona era Luis Enrique yang sanggup menorehkan 39 laga beruntun tanpa kalah.

Pada babak pertama, Sevilla yang berusaha membalikkan keadaan dari tertinggal 0-3 di leg I sepekan silam. Langsung tampil agresif sejak menit awal dengan dua peluang emas via Sergio Escudero dan Joaquin Correa. Tapi tendangan keras kaki kiri mereka dari luar kotak penalti, masih bisa diselamatkan oleh kiper Madrid, Kiko Cassila.

Agresivitas tuan rumah terbayar pada menit ke-10, setelah Danilo mencetak gol bunuh diri akibat tandukannya dengan maksud membuang bola umpan silang Sevilla, malah menembus gawang Madrid. Pasca tertinggal 0-1, Real Madrid ganti rajin menekan pertahanan tuan rumah. Marco Asensio, Lucas Vazquez, dan Mariano Diaz silih berganti melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Hanya saja, kiper Sevilla masih sanggup mengatasinya.

Di menit 20-30, serangan ganti dilakukan Los Nervionenses. Dua tendangan Wissam Ben Yedder, lalu masing-masing sekali tembakan dari Luciano Vietto dan Escodero masih bisa diselamatkan Casilla. Pada akhir babak pertama, Stevan Jovetic melakoni debut bersama Sevilla setelah dua hari lalu resmi dipinjam dari Inter Milan. Dia menggantikan Joaquin Correa yang cedera.

Kemudian di awal babak kedua, sebuah serangan balik El Real usai kegagalan skema sepak pojok tuan rumah. Dikonversi menjadi gol oleh Asensio setelah melakukan solo run dan menaklukkan dua pemain lawan plus kiper David Soria. Namun skor imbang 1-1 tak bertahan lama, usai Jovetic menjebol gawang Madrid dengan tendangan voli di kotak penalti pasca menerima umpan silang Escudero.

Dua kans emas tuan rumah pada menit 60-an kembali membuat Madridista deg-degan. Untungnya, kaki Casilla masih bisa menghadang sepakan Jovetic di kotak penalti, plus sundulan Ben Yedder melenceng tipis ke sisi kiri gawang tim tamu.

Masuknya Samir Nasri dan Vitolo masing-masing pada menit ke-55 dan 65, makin membuat serangan Sevilla atraktif. Setelah Nasri sempat mencatat satu peluang emas, cocoran Vicente Iborra di menit ke-77 sukses menjebol gawang Madrid setelah tangkapan satu tangan Casilla kurang kuat menahan bola.

Hanya berselang enam menit, mantan bintang tuan rumah Sergio Ramos menipiskan ketinggalan Madrid jadi 2-3 via tendangan penalti ala Panenka. Hadiah dari titik putih diberikan wasit usai Matias Kranevitter dengan sengaja mendorong Casemiro di kotak terlarang. Kemudian di ujung pertarungan, sepakan keras Karim Benzema membuat skor jadi imbang 3-3, sekaligus mengantar El Real menorehkan rekor baru di Spanyol, 40 laga beruntun tanpa kalah. Khusus di Copa del Rey 2016/17, Los Blancos melaju ke perempat-final dengan keunggulan agregat 6-3 atas Sevilla.

Sevilla (3-5-2)
Soria (g): Mercado (Vitolo 65’), Rami, Lenglet; Sarabia, Kranevitter, Iborra, Correa (Jovetic 45’+1’), Escudero; Ben Yedder, Vietto (Nasri 55’)
Real Madrid (4-3-3)
Casilla (g): Marcelo, Nacho, Ramos, Danilo; Casemiro, Kroos, Mariano (Kovacic 58’); Vazquez (Carvajal 64’), Asensio, Morata (Benzema 76’)
Wasit: Alberto Undiano Mallenco



(sbn)
loading gif
Top