alexa snippet

Liga 1

Kompetisi Satu Wilayah Buat Djanur Tertantang

Kompetisi Satu Wilayah Buat Djanur Tertantang
Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurjaman. Foto/Sindo/Dede Arip Rachman
A+ A-
BANDUNG - Liga 1 2017 akan digelar dengan format satu wilayah. Nantinya setiap tim harus melakoni pertandingan dalam sistem kandang dan tandang.

Menurut Djadjang Nurjaman, format seperti itu bagus untuk setiap tim. Pelatih Persib Bandung tersebut jadi semakin tertantang untuk membawa timnya juara.

"Format kompetisi seperti ini jauh lebih menantang buat saya. Kalau format seperti ini kita betul-betul tidak boleh terpeleset sejak awal. Pertandingan demi pertandingan akan sangat penting," ungkap pelatih yang akrab disapa Djanur.

Sabtu (15/4/2017) Persib akan memulai perjalanannya di Liga 1 dengan menghadapi Arema FC. Namun sebelum bentrokan, mereka dihantui mitos buruk karena tidak pernah juara dalam kompetisi satu wilayah. Saat Liga Indonesia I musim 1994/1995, kompetisi berformat dua wilayah dan Persib jadi juara. Hal serupa juga terjadi pada Indonesia Super League (ISL) 2014 lalu.

Sebagai pelatih, Djanur jelas harus mempersiapkan timnya sebaik mungkin. Fisik, taktik, hingga mental pemain harus benar-benar diasah agar bisa tampil sempurna dalam setiap laga.

"Cara mengarunginya juga berbeda antara satu dan dua wilayah," ungkapnya.

Dengan format satu wilayah, menurutnya akan membuat setiap laga begitu penting, baik kandang maupun tandang. Sebab hitung-hitungan poin akan sangat menentukan dalam langkah perebutan gelar juara.



(bep)
loading gif
Top