alexa snippet

Liga 2 2017

Deretan Hasil Buruk Paksa Persijap Rombak Pemain

Deretan Hasil Buruk Paksa Persijap Rombak Pemain
Starting XI Persijap Jepara. foto/dok
A+ A-
JEPARA - Kekalahan menghantui Persijap Jepara di tiga pertandingan terakhir. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut keok di hadapan Persibangga Purbalingga, Persip Pekalongan dan juga PSS Sleman. Alhasil Persijap kini terpaku di posisi empat klasemen pada grup 3 Liga 2 2017.

Berkaca dari hasil tersebut, manajemen Persijap bakal merombak skuatnya di putaran kedua nanti. Sejumlah pemain akan didatangkan untuk menutup kelemahan di beberapa lini.

"Saya tahu dan menyadari ada yang perlu dibenahi dalam tim. Saya setuju tim ini butuh pola pengembangan penyerangan dan lini tengah, tapi sementara ini percayakan terlebih dahulu dengan skema yang dimainkan pelatih hingga bursa transfer berikutnya dibuka," ungkap CEO Persijap, Esti Puji Lestari usai menggelar rapat internal pengurus pada Jumat (19/5/2017) malam.

"Saya setuju jika para suporter memberi masukan, tapi jangan lupa kami sempat tampil baik di dua laga awal yang membuat lawan sempat takut dan mereka mulai meningkatkan sistem bertahannya ketika menghadapi Persijap," lanjutnya.

"Mari beri motivasi positif bagi Persijap. Kami masih menyisakan dua pertandingan lagi di putaran pertama ini," tandas Esti.

Selain rencana penambahan pemain, rapat internal tersebut juga membahas soal evaluasi permainan. Tim pelatih sepakat untuk coba membangun kembali kekompakan tim usai tiga kekalahan itu. Kemudian seluruh elemen di tubuh Persijap harus meningkatkan komunikasi agar kekompakan terjalin kuat.

"Kekalahan apapun adalah beban karena kami tidak mencapai tujuan. Saya sebagai pelatih harus menerima ini. Kami harus bekerja lebih keras lagi untuk membawa tim ini kembali menuju kemenangan," ungkap pelatih Persijap, Fernando Slaes.

"Kami melakukannya dengan baik (melawan PSS), jadi setidaknya itu membuat saya merasa yakin bahwa kami mampu untuk mencapai tujuan utama kami. Kekalahan membuat saya sedih dan termotivasi untuk bekerja lebih keras memperbaiki kesalahan," pungkas pelatih 37 tahun ini.
(bep)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top