alexametrics

Liga 1 2017

Badai Cedera Tetap Setia Temani Arema

loading...
Badai Cedera Tetap Setia Temani Arema
Rentetan cedera membuat Arema FC sulit mraih hasil positif, termasuk saat melawan Persija Jakarta. Foto/Istimewa
A+ A-
MALANG - Saat di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, salah satu problem paling serius Arema FC adalah cedera. Kala itu Singo Edan yang masih ditangani Milomir Seslija sulit bersaing merebut gelar juara karena pemain tumbang secara bergantian.

Musim ini jadi dejavu bagi Arema FC. Saat kompetisi belum berangkat jauh, tim arahan Aji Santoso harus tersendat karena timpangnya kekuatan. Terakhir, ketika dikalahkan Persija Jakarta 0-2, wakil Jawa Timur itu juga diganggu faktor kebugaran.

Arthur Cunha dan Esteban Vizcarra harus menepi karena masih menjalani perawatan. Pada partai tandang sebelumnya kontra Persela Lamongan, Arema juga tumbang akibat absennya pemain seperti Bagas Adi dan Arthur Cunha karena cedera.

Sialnya lagi, Arema tidak punya stok memadai untuk menutup lubang yang ditinggalkan pemain yang cedera. Arthur Cunha misalnya. Peran bek asal Brasil ini tidak tergantikan. Faktanya, Arema sulit mendapat angka di luar kandang ketika dia tidak bisa bermain.

Aji tidak menampik bahwa cedera pemain adalah ujian terberat Arema di awal kompetisi Liga 1. Meski sudah melakukan antisipasi dengan mengoptimalkan pemain pelapis, hasilnya terkadang masih jauh dari harapan. Itu terbukti dengan kekalahan di tiga laga away terakhir.

"Cedera pemain menyulitkan tim ini menjaga keseimbangan. Arema mengawali musim dengan sangat bagus ketika skuat lengkap. Tapi, setelah ada satu-dua pemain yang cedera, sepertinya kami kesulitan menemukan ritme permainan seperti sebelumnya," jelas Aji.

Tiga kekalahan tandang berturut-turut, yakni lawan PSM Makassar, Persela Lamongan dan Persija Jakarta, diakui Aji sangat sulit diterima. Namun, dia harus bisa mengembalikan performa terbaik Arema seperti di masa pra-musim atau pekan-pekan awal Liga 1 2017.

Cuma meraih empat angka dari lima partai merupakan catatan terburuk Aji sejak ditunjuk sebagai pelatih Arema. Tidak heran posisinya terus memanas karena tekanan dari Aremania yang menginginkan tim kebanggaannya lebih kompetitif dalam memburu gelar juara.
(mir)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak