alexa snippet

FFI Championship 2017

Harus Angkat Kaki, Banten Akui Pengalaman Jabar Jadi Pembeda

Harus Angkat Kaki, Banten Akui Pengalaman Jabar Jadi Pembeda
Pelatih tim futsal Banten, M Arion mengakui kegagalan pasukannya melaju ke final karena kurang jam terbang. Foto/MNC/Oris Riswan
A+ A-
BANDUNG - Banten harus mengubur harapannya menjuarai turnamen Federasi Futsal Indonesia (FFI) Championship 2017. Perbedaan kelas saat berjumpa Jawa Barat (Jabar) membuat ambisi ke final harus berakhir.

Banten menelan kekalahan 0-8 dari Jabar saat semifinal di GOR Institut Teknologi Bandung, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (15/9/2017). Rupanya mimpi buruk itu masih membekas dibenak pelatih M Arion.

Arion mengungkap penyebab kekalahan Banten dari Jabar karena perbedaan kualitas yang sangat mencolok. "Lebih ke mental pemain. Jam terbang anak-anak Jabar jauh lebih matang," kilahnya.

Arion menilai Banten punya semangat juang cukup tinggi. Terbukti, meski tertinggal jauh, pasukannya terus memberikan perlawanan hingga laga usai. Tapi, kurangnya pengalaman membuat timnya banyak melakukan kesalahan.

Kondisi itu yang kemudian mampu dimaksimalkan Jabar selaku tuan rumah hingga bisa menggelar pesta gol. "Permainan kami bisa mengimbangi. Tapi ,kembali lagi, Jabar lebih siap," tambah Arion.

Kekalahan itu akan dijadikan bahan evaluasi agar Banten nantinya bisa bermain lebih bagus lagi. Sebab, mereka rencananya disiapkan untuk mengikuti Pra PON dan PON 2020. “Terpenting, para pemain bisa memetik pelajaran berharga,” pungkas Arion.
(mir)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top