alexametrics

Islandia Kagum dengan Atmosfer Stadion Gelora Bung Karno

loading...
Islandia Kagum dengan Atmosfer Stadion Gelora Bung Karno
Atmosfer Stadion Gelora Bung Karno membuat Timnas Islandia mendapatkan pengalaman berharga. Foto : SINDONews/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Pelatih Timnas Islandia, Heimir Hallgrimsson, mengaku puas bisa menang melawan Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno. Menurut Heimir, ini merupakan kesempatan langka karena aura stadion GBK ternyata berkesan bagi mereka.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion GBK, Minggu (14/1/2018) malam WIB, Timnas Islandia lebih dulu tertinggal lewat gol Ilham Udin Armayin pada menit ke-20. Namun, Islandia berhasil mencetak comeback lewat hat-trick Albert Gudmunsson. (Baca juga : Sempat Unggul, Timnas Merah Putih Tunduk 1-4 dari Islandia)

Empat gol dicetak Islandia melalui Gudmundsson (45, 66 dan 71). Adapun, satu gol Islandia lain dicetak Arnor Smarason pada menit ke-59.

"Gol itu kesalahan kiper kami. Semua bisa buat kesalahan. Indonesia sangat bagus individu. Di babak kedua, ada banyak perubahan. Kami bisa ambil kesempatan mencetak gol, itu penting dan merubah hasil akhir," kata Heimir.



"Soal stadion, kami banyak bermain di stadion yang bagus. Tapi, saya pikir ini pengalaman baru karena di Islandia kami ditonton 1000 orang itu sudah bagus. Stadion ini berkapasitas 60 ribu, jadi ini hal yang baru," lanjutnya.

"Indonesia memiliki dukungan suporter yang luar biasa. Apalagi di tambah dengan stadion yang besar, jujur saya sangat terkesan dan menganggap bahwa orang Indonesia adalah orang yang paling berbahagia di dunia. Terima kasih kepada semua penonton," tutupnya.

Wajah berbeda memang terasa di Stadion GBK. Stadion tersebut baru rampung dipugar, dan sebelum kick-off diresmikan Presiden Joko Widodo. Tak heran, lokasi pertandingan uji coba tersebut memberi kesan baru pada banyak pihak.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak