alexametrics

Piala Presiden 2018

Bungkam SFC, Bali United Ciptakan Final Ideal vs Persija

loading...
Bungkam SFC, Bali United Ciptakan Final Ideal vs Persija
Bali United melangkah ke partai puncak Piala Presiden 2018 seusai membungkam Sriwijaya FC (SFC)/Foto/liga-indonesia
A+ A-
GIANYAR - Bali United melangkah ke partai puncak Piala Presiden 2018 seusai membungkam Sriwijaya FC (SFC) 1-0 pada leg kedua semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Rabu (14/2/2018).

Tak mudah bagi Bali United menudnukkan Sriwijaya FC. Butuh hingga babak kedua untuk memastikan kemenangan. Gol bek asal Brasil Demerson pada menit ke-81, memastikan Bali United memesan satu tempat di final Piala Presiden 2018. Bali United unggul agregat 1-0 setelah di leg pertama bermain imbang 0-0.

Di final Pasukan Hans-Peter Schaller akan menantang Persija Jakarta yang lebih dulu lolos seusai menyingkirkan PSMS Medan lewat keunggulan agregat 5-1. Laga final digelar di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 17 Februari mendatang.

Ini menjadi sejarah baru bagi kedua tim yang baru pertama kali lolos ke partai puncak dalam tiga edisi penyelenggaraan Piala Presiden. Bagi Bali United, kemenangan ini sekaligus menjadi pelipur lara setelah sehari sebelumnya, tim Bali United yang turun di AFC Cup 2018 dikalahkan tim Myanmar Yangon United 1-3.

Menurut laman liga-indonesia, bentrok Serdadu Tridatu -julukan Bali United- versus Persija diprediski menjanjikan tempo permainan dan tensi pertandingan yang tinggi. Itu terlihat dari perjalanan kedua tim sejak fase grup sampai semifinal. Pastinya final nanti juga ulangan dari partai fase grup ketika Bali United dan Persija sama-sama tergabung di Grup D.

Pemain kedua tim juga dipastikan mengeluarkan kemampuan terbaik. Apalagi turnamen ini menjanjikan hadiah yang tidak sedikit. Bagi tim juara, mereka berhak mengantongi hadiah Rp3,3 miliar.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak