alexametrics

Liga 1 2018

Buntut Kericuhan, Manajemen Arema FC Buka Dua Posko Pelaporan

loading...
Buntut Kericuhan, Manajemen Arema FC Buka Dua Posko Pelaporan
Puluhan korban mengalami luka dan sesak nafas akibat kericuhan dalam pertandingan Arema FC vs Persib Bandung di Malang. / Foto: SINDOphoto/Yuswantoro
A+ A-
MALANG - Media Officer Arema FC, Sudarmadji mengungkapkan bahwa situasi yang terjadi di lapangan, berada di luar kendali panitia dan manajemen. Banyak faktor yang mempengaruhi, sehingga terjadi peristiwa serbuan penonton ke lapangan.

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, dalam laga Arema FC menjamu Persib Bandung yang berakhir imbang 2-2 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/4), terjadi kericuhan massal. Puluhan korban mengalami luka dan sesak nafas akibat kericuhan tersebut.

Kericuhan terjadi saat pertandingan memasuki akhir babak kedua, yakni tiga menit masa tambahan waktu. Penonton yang kecewa dengan kondisi pertandingan merangsek masuk ke lapangan dari sisi timur.

Saat ini, manajemen langsung mengambil langkah cepat untuk menangani para korban. Selanjutnya, akan membuka posko untuk memberikan kesempatan kepada Aremania, dan para korban melaporkan diri.

Posko pelaporan akan dibuka di dua tempat, yakin di Kantor Manajemen Arema FC, Jalan Mayjen Panjaitan No. 42 Kota Malang, dan di Stadion Kanjuruhan. "Situasi ini tidak kami inginkan. Korban berjatuhan, jumlahnya ada puluhan. Kami masih melakukan pendataan dan penanganan serius," kata Sudarmadji.

Pihak manajemen, menurutnya, juga akan segera melaporkan kronologis ini ke PSSI dan operator liga. Termasuk, kronologis pemicu terjadinya kericuhan. Upaya prefentif sudah dilakukan, dan upaya bantuan penanganan dari kepolisian juga sudah dilakukan.

Sementara itu, hasil imbang pertandingan ini, membuat Arema FC tertahan di dasar kelasemen sementara Liga 1, dengan meraih dua poin hasil dari empat pertandingan. Sementara Persib Bandung, tertahan di posisi ke-11, dengan meraih poin lima hasil dari empat pertandingan.
(nug)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak