alexametrics

Liga 2 2018

Perserang Serang Yakin Kalahkan Persis Solo

loading...
Perserang Serang Yakin Kalahkan Persis Solo
Pelatih Persis Solo Jafri Sastra berjabat tangan dengan pelatih Perserang Serang Zainal Abidin menjelang laga di Stadion Manahan Solo, Selasa (15/5) sore. FOTO: KORAN SINDO/ARY WAHYU WIBOWO
A+ A-
SOLO - Perserang Serang siap mencuri angka dalam laga tandang melawan Persis dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (14/5/2018). Melawan kesebelasan berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut, tim besutan Zainal Abidin membawa optimisme untuk menang.

“Posisi kami kurang bagus, satu kali kalah di kandang, dan satu kali seri di kandang juga. Jadi kami kehilangan poin,” ungkap Zainal Abidin. Sehingga laga tandang melawan Persis Solo dengan meraih poin maksimal diharapkan dapat mendongkrak posisi akibat kehilangan poin di laga kandang.

Meski demikian, dirinya tidak mau menganggap remeh karena tuan rumah merupakan tim yang tidak mudah untuk dikalahkan. Timnya akan bermain sebaik baiknya serta penuh optimisme. Hanya saja, problem pamain cedera masih menghantui. Ada empat pemain yang terpaksa tidak diikutkan dalam lawatan ke Kota Bengawan.

Beruntung, salah satu pemain andalah Perserang Okto Maniani sudah sembuh dari cedera dan siap diturunkan. Ia diharapkan mampu menambah daya gedor di lini depan. Diharapkan keberadaannya dapat menjadi momok bagi pemain Persis karena Okto memiliki skill yang bagus. Hanya saja, kendalanya adalah Okto cukup lama tidak bermain.

Sehingga diakui akan tetap berpengaruh terhadap performanya di lapangan. Namun begitu, sosok Okto diharapkan mampu mendongkrak semangat tim untuk menang. Tak ketinggalan, Zainal Abidin memuji penampilan Persis yang bagus terutama saat mengkoordinasi dari tengah ke depan. Selain itu juga memiliki winger kanan yang kencang dan cerdik.

Selain itu, Persis memiliki pemain tengah yang mampu menjadi jangkar serta memberi umpan yang bagus. Tak ketinggalan strikernya cukup tinggi dan memiliki kemampuan menyundul bola yang bagus. Namun begitu, diriya melihat ada celah kelemahan di sektor belakang yang diharapkan dapat ditembus para pemainnya. “Harus diakui sektor belakang rata-rata menjadi kelemahan tim di Indonesia,” ucapnya.
(bbk)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak