alexametrics

AFC Cup 2018

Berlaga di Depan The Jakmania, Home United Malah Bersyukur

loading...
Berlaga di Depan The Jakmania, Home United Malah Bersyukur
Pelatih Home United Aidil Shairin bersyukur anak asuhnya mendapatkan pengalaman tampil di depan puluhan ribu penduung lawan. Foto : Ist
A+ A-
JAKARTA - Home United merasa bersyukur bisa bermain di hadapan puluan ribu pendukung Persija Jakarta, The Jakmania. Kedua tim akan melakoni leg kedua semifinal Piala AFC Zona ASEAN di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (15/5/2018).

Pada laga yang rencananya akan disiarkan langsung RCTI mulai pukul 19.30 WIB itu, pelatih Home United Aidil Shairin mengaku senang mendapatkan kesempatan berharga ini. Duel nanti akan jadi penampilan pertama mereka di hadapan puluhan ribu pendukung lawan.

(Baca juga : Butuh Kemenangan, Ismed Sofyan Minta Bantuan Jakmania)

Home United dikabarkan tak pernah berlaga di hadapan puluhan ribu pendukung lawan atapun pendukung sendiri. Tercatat pada leg pertama di Singapura pada 8 mei lalu, Home United hanya di dukung sekitar 1.500 pendukungnya di Stadion Jalan Besar, Singapura.

"Kami harus menerima secara positif dan bersukur dengan keadaan ini bahwa kami akan bermain di hadapan pendukung lawan. Mungkin 70.00-100.00," ujar Aidil seperti dilansir TNP.

"Dengan begitu saya harap pemain akan mengerti dan terinspirasi bahwa sebagai pesepak bola tanpa penggemar itu tidak akan baik untuk dipertandingkan. Kami menghormati para penggemar lawan. Tetapi begitu peluit ditiup, kami hanya fokus pada pertandingan saja. Karena yang kami inginkan adalah hasilnya," paparnya.

(Baca juga : Preview Persija Jakarta vs Home United: Kental Aroma Dendam)

Dalam laga nanti, Home United hanya butuh hasil seri untuk mengamankan satu tiket final Piala AFC zona ASEAN. Pasalnya dalam leg pertama di Singapura, mereka menang 3-2 atas Persija Jakarta.

(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak