alexametrics

Giroud Samai Torehan Legendaris Prancis

loading...
Giroud Samai Torehan Legendaris Prancis
A+ A-
PARIS - Olivier Giroud membuktikan kelayakannya sebagai penyerang timnas Prancis yang akan dibawa ke Piala Dunia 2018.

Bomber Chelsea itu pamer ketajaman saat uji coba kontra Republik Irlandia yang sekaligus membuatnya mencatat sejarah. Sepanjang musim 2017/2018 Giroud mungkin sulit menjebol gawang lawan ketika membela Chelsea. Nyatanya, dia hanya mencetak tujuh gol dari 29 partai Liga Primer, atau 12 gol dari 44 laga secara keseluruhan.

Ya, selama 2018 saja pemain berusia 31 tahun itu cuma melesakan tiga gol dari 13 pertandingan di kompetisi domestik. Namun, semua itu tidak menghalanginya untuk tampil maksimal kala mengemban tugas negara. Terbukti, Giroud bisa membantu Prancis melumat Republik Irlandia 2-0 di Stade de France, Selasa (29/5).

Dia mencetak gol pembuka tuan rumah pada menit ke-40 yang dilengkapi Nabil Fekir sekitar tiga menit kemudian. Itu gol kedua Giroud dari tiga laga terakhir bersama Prancis. Sebelumnya dia sempat mencetak satu gol kala Les Bleusdihabisi Kolombia 2-3 pada partai persahabatan.

Ini berarti armada Didier Deschamps sudah mencetak dua kemenangan beruntun, meneruskan sukses menundukkan Rusia 3-1. ”Meski saya tidak memiliki banyak peluang pada laga itu, hasil ini cukup memuaskan. Namun, secara keseluruhan tim ini sudah bermain baik.

Ini merupakan awal yang baik sebelum melangkah ke Piala Dunia 2018,” kata Giroud, dikutip skysport. Bagi Giroud, laga kontra Republik Irlandia juga jadi momen bersejarah. Dia kini berhasil menyamai rekor yang dibukukan dua legendaris Prancis, yakni Michel Platini dan Zinedine Zidane.

Sosok berpostur 192 cm itu sekarang mencatat 72 capssejak memperkuat negaranya pada 2011. Itu artinya Giroud menyamai jumlah capsPlatini (1976–1987). Selain itu, Giroud juga telah menyumbang 31 bersama Prancis. Itu setara dengan gol yang sudah dikumpulkan Zidane (1994–2006).

Punya torehan yang sejajar dengan dua legendaris Prancis membuat Giroud merasa bangga. Namun, dia tidak habis pikir bisa menyamai rekor Platini dan Zidane. Sebab, dia merasa penampilannya saat melawan Republik Irlandia kurang maksimal.

Melihat prestasi yang dibuat anak asuhnya, Pelatih Prancis Didier Deschamps tidak sungkan memberi pujian. Deschamps menilai, mantan bintang Arsenal itu memiliki kualitas unik sebagai striker. ”Dia (Giroud) selalu tampil efektif bersama kami sejak lama. Ini yang dibutuhkan seorang penyerang.

Dia memiliki kualitas di level internasional. Meski permainannya tidak menggebu-gebu layaknya penyerang lain, dia tetap mendapat tempat di timnas,” ujar Deschamps. Sementara di Kybunpark, St Gallen, Mario Balotelli juga mencuri perhatian.

Super Mario mampu mencetak gol pada laga comeback-nya bersama timnas Italia. Penyerang Nice itu merobek jala Arab Saudi pada menit ke- 21 yang membuat Gli Azzurrimenang 2-1 pada laga persahabatan. Gol Italia lain disumbangkan Andrea Belotti pada menit ke-68.

Itu merupakan penampilan pertama Balotelli bersama Italia setelah sempat diasingkan selama empat tahun. ”Untuk Balotelli, dia bisa melakukan lebih baik, jauh dari itu,” ucap Roberto Mancini, yang baru saja melakukan debutnya sebagai pelatih Italia.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak