alexametrics

Jadi Favorit di Piala Dunia 2018, Roberto Carlos Kritik Timnas Brasil

loading...
Jadi Favorit di Piala Dunia 2018, Roberto Carlos Kritik Timnas Brasil
Roberto Carlos sebut Brasil sudah kehilangan esensi permainan menyerang.Foto:Ist
A+ A-
BRASILIA - Roberto Carlos menyebutkan bahwa Brasil telah kehilangan esensi permainan untuk menjuarai Piala Dunia 2018. Namun dia tetap memuji pertahanan milik Tim Samba untuk mengarungi turnamen tersebut.

Carlos merupakan legenda Brasil yang sukses mengantarkan The Selecao menjadi kampiun di Piala Dunia 2002. Di kala itu permainan Brasil sangat enak untuk ditonton. Mereka menampilkan permainan ofensif (menyerang) di setiap laga. Pecinta sepakbola terhibur akan aksi mereka. Bahkan ada istilah yang menyebut bahwa pertahanan terbaik adalah tampil menyerang di sepanjang pertandingan

Akan tetapi menurut Carlos permainan indah itu sudah tak terlihat di tubuh Brasil saat ini. Dia menyebut bahwa Brasil sudah berubah dan cenderung bermain lebih defensif (bertahan).

"Sangat disayangkan kami kehilangan esensi sepakbola Brasil, yang merupakan sepak bola yang ofensif. Brasil sudah sangat berubah dan lebih diorganisasikan di sektor pertahanan. Mereka kuat di belakang," terang Carlos dikutip dari ESPN, Rabu (13/6/2018)

Kendati demikian, dia juga memuji kinerja pelatih Brasil Tite karena berhasil membuat Brasil kembali disegani di dunia. The Selecao pernah mencapai titik rendah sebagai tuan rumah di Piala Dunia 2014. Saat itu mereka tersingkir secara memalukan di semifinal setelah dibantai 1-7 oleh Jerman.

Tetapi saat ini Brasil telah mengalami kemajuan sejak Tite mengambil alih dan menggantikan Dunga di musim panas 2016. Tercatat, Brasil hanya menderita satu kekalahan dari 21 pertandingan sejak dibesut Tite. Bahkan mereka melaju ke putaran Piala Dunia 2018 dengan catatan fantastis. Mereka finis di puncak grup zona CONMEBOL yang berisikan Argentina, Uruguay dan Chile.

Kini Brasil difavoritkan untuk mengangkat gelar dunia keenam di Rusia dan Carlos yakin Brasil akan sukses di ajang empat tahunan tersebut. "Saya harap kami menang lagi, karena kami belum menang sejak 2002. Saya yakin waktunya telah tiba bagi Brasil untuk menjadi juara. Saya melihat peluang Brasil cukup besar untuk memenangkannya," pungkasnya.Brasil sendiri berabung di Grup E bersama Swiss, Serbia dan Kosta Rika. Mereka akan memulai pertandingan perdana melawan Swisspada Senin (18/6/2018) dini hari, pukul 01.00 WIB.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak