alexametrics

Dua Laga Petama, Performa Spanyol Masih Kurang Meyakinkan

loading...
Dua Laga Petama, Performa Spanyol Masih Kurang Meyakinkan
A+ A-
KAZAN - Performa Spanyol masih belum meyakinkan pada Piala Dunia 2018. Meski sukses merebut kemenangan 1-0 atas Iran di Kazan Arena, Kamis (21/6), La Furia Roja tampaknya harus segera memperbaiki penampilannya jika ingin bersaing meraih trofi di Rusia.

Spanyol masih kurang apik pada dua laga pertama penyisihan Grup B. Setelah ditahan imbang Portugal 3-3, kali ini mereka hanya mendapatkan kemenangan tipis dari Iran. Ironisnya, pasukan Fernando Hiero juga mendapatkan bantuan dari salah satu sistem peraturan baru pada Piala Dunia, video assistant referee (VAR).

Ya, Spanyol yang baru memecah kebuntuan lewat Diego Costa pada menit ke-54 sempat dibuat khawatir dengan gol balasan yang dicetak pemain Iran Saeid Ezatolahi pada menit ke-63. Bahkan, para pemain Iran sudah merayakan gol tersebut. Spanyol sampai memprotes gol tersebut kepada wasit asal Uruguay Andres Cunha.

Itu membuat wasit meninjau ulang lewat tayangan video yang akhirnya memutuskan gol tersebut harus dianulir karena Ezatolahi ternyata sudah berada dalam posisi offside. Meski begitu, Hierro tetap merasa puas dengan kemenangan ini. Sebab, dia menilai Iran juga tampil begitu gemilang selama 90 menit. Apalagi, Pelatih Iran Carlo Quieroz sudah bekerja keras selama tujuh tahun untuk membangun timnya. Perkembangan Iran sempat terlihat ketika mampu mendapatkan kemenangan 1-0 dari Maroko pada laga pertama Piala Dunia 2018, yang merupakan kemenangan pertamanya sejak Piala Dunia 1998.

“Tidak ada yang menang mudah pada Piala Dunia. Kami sudah berusaha sekuat tenaga. Sulit untuk terus berada di ritme yang sama ketika mendapat banyak interupsi. Setengah waktu kami harus digunakan untuk memperbaiki beberapa hal. Permainan baru membaik setelah gol tercipta,” kata Hierro, dilansir ESPN.

Di lain pihak, Queiroz tetap puas meski timnya kalah. Pelatih asal Portugal ini mengaku sangat bangga dengan para pemainnya yang bekerja sangat keras dan mampu mengimbangi permainan Spanyol. Menurut dia, mampu merepotkan Spanyol membuat timnya semakin percaya diri untuk melakoni laga penentuan menghadapi Portugal di Mordovia Arena, Selasa (26/6) dini hari WIB.

Duel itu wajib dimaksimalkan Iran jika ingin lolos ke babak 16 besar. “Kami melakukannya dengan keyakinan besar untuk coba memenangkan pertandingan,” kata Queiroz. “Ketika kami tiba tidak ada yang memberi kesempatan, tapi kami masih berjuang untuk mimpi kami. Kami tidak malu.

Kami tahu itu akan sulit. Tapi, kami tidak datang ke sini mengharapkan hal-hal yang mudah,” pungkasnya. Sukses menundukkan Iran membuat Spanyol mengoleksi empat poin, sama seperti Portugal.

Namun, keduanya masih belum aman jika ingin melaju ke babak 16 besar Piala Dunia. Sebab, Iran yang telah mengumpulkan tiga angka juga berpeluang lolos ke fase berikutnya jika berhasil mengalahkan Portugal pada laga terakhir babak penyisihan Grup B.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak