alexametrics

Shaqiri Sedang Berada di Liverpool untuk Jalani Tes Medis

loading...
Shaqiri Sedang Berada di Liverpool untuk Jalani Tes Medis
Xerdan Shaqiri bakal menjadi amunisi baru Liverpool di musim kompetisi musim depan. Foto : Ist
A+ A-
LIVERPOOL - Winger Xerdan Shaqiri dikabarkan sudah berada di Liverpool untuk menjalani tes medis pada Jumat (13/7/2018). Jika proses negosiasi dan tes medis berjalan dengan lancar, Shaqiri dipastikan akan resmi menjadi milik Liverpool.

Dikutip dari Sportslens, Liverpool dikabarkan telah menyetujui untuk menebus harga klausal pelepasan Shaqiri dari Stoke City dengan mahar 13 juta Pounds atau sekitar Rp. 245 miliar. Kabar ini  diperkuat oleh seorang korsesponden senior Olahraga, Melissa Reddy, yang berpusat di Liverpool.

Melalui media sosial resminya, Melissa menuturkan bahwa Shaqiri tengah berada di Liverpool untuk merampungkan proses transfer tersebut.
Xherdan Shaqiri is due on Merseyside today to finalise the formalities of his £13m transfer from #SCFC to #LFC. If all goes as planned, official confirmation on a deal should follow before the end of the weekend.

— Melissa Reddy (@MelissaReddy_) 13 Juli 2018

Pemain sayap 26 tahun itu harus membuktikan bahwa dia merupakan penandatanganan yang berkualitas untuk harga yang cukup mahal itu. Dia telah menjadi pemain terbaik Stoke City pada 2017/2018.

Kendati demikian, dia tidak mampu membawa Stoke City keluar dari zona degradasi Liga Inggris di musim itu. Sahqiri tercatat sudah memperkuat Stoke dari periode 2015. Dia menorehkan 92 penampilan dan mencetak 15 gol di seluruh kompetisi bersama Stoke.

Di Liverpool, dia bisa menjadi alternatif ideal untuk Mohamed Salah. Pelatih Liverpool, Juergen Klopp berjuang untuk merotasi serangannya musim lalu karena kurangnya pilihan. Kedatangan Shaqiri akan menjadi dorongan baginya untuk menerapakan pola strategi yang baru.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak