alexametrics

Liga 1 2018

Didemo Agar Mundur, Begini Respons Pelatih PSM Makassar

loading...
Didemo Agar Mundur, Begini Respons Pelatih PSM Makassar
PSM Makassar mengalami penurunan kinerja di paruh kedua Liga 1 2018/Foto/dok GTS
A+ A-
MAKASSAR - PSM Makassar mengalami penurunan kinerja di paruh kedua Liga 1 2018. Juka Eja kini terlempar dari persaingan papan atas setelah di lima laga terakhir tidak pernah mencetak kemenangan.

Situasi ini membuat fans tak sabar dengan hasil racikan Pelatih Robert Alberts. Sujumlah suporter pun melakukan aksi unjuk rasa seusai PSM ditahan Barito Putera 1-1 pada pekan ke-21 Liga 1 2018 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Kamis (13/9/2018).

Dalam laga itu, PSM tertinggal lebih dulu setelah Paulo Oktavianus Sitanggang membobol gawang Rivky Mokodompit di menit ke-66. Beruntung, Ferdinand Sinaga menyelamatkan PSM dari kekalahan memalukan di depan publik sendiri setelah mencetak gol di menit ke-82.

Tak pelak, suporter PSM menuntut Pelatih Robert Alberts mundur. Fans tak terima lantaran PSM yang perkasa di putaran pertama, kini melempem. Semula bertengger di 3 besar kini tercecer di peringkat 7 dengan 32 poin, tertinggal enam angka dari pemuncak klasemen Persib bandung.

Namun, Robert Alberts mencoba tenang menghadapi tekanan ini. Pelatih asal Belanda itu menyebut aksi suporter PSM merupakan bentuk kecintaan dan kepedulian terhadap klub.

"Pasti selalu ada tekanan, baik saat kami bertengger di atas atu di bawah. Tekanan tidak ada bedanya, selalu sama," ujar Robert Alberts seperti dilansir laman resmi Liga 1.

Alberts menegaskan skuatnya akan berjuang penuh untuk memaksimalkan laga sisa Liga 1 2018. Setelah melawan Barito, PSM akan menghadapi PS TIRA di Bantul, Rabu (19/9/2018).

“Kami akan maksimalkan semuanya demi membuka peluang juara. Tidak mudah karena banyak tim juga yang akan memaksimalkan sisa pertandingan ke depan untuk jadi juara,” ujar Robert.
(sha)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak