alexametrics

Liga Champions 2018/2019

Preview Ajax vs AEK Athens: Momentum Kebangkitan De Godenzonen

loading...
Preview Ajax vs AEK Athens: Momentum Kebangkitan De Godenzonen
Ajax Amsterdam bertekad memetik kemenangan saat menjamu AEK Athens pada laga pembuka penyisihan Grup E Liga Champions 2018/2019, Rabu (19/9/2018)/Foto/Reuters
A+ A-
AMSTERDAM - Ajax Amsterdam bertekad memetik kemenangan saat menjamu AEK Athens pada laga pembuka penyisihan Grup E Liga Champions 2018/2019 di Stadion Johan Cruyff Arena, Rabu (19/9/2018) pukul 23.55 WIB. Ajax memiliki memori indah saat bertemu dengan AEK.

De Godenzonen, julukan Ajax ,akhirnya kembali berkompetisi di Liga Champions setelah sebelumnya absen dalam empat musim terakhir. Mereka berharap  bisa menebus musim buruk sebelumnya.



Mantan pelatih Peter Bosz yang memimpin klub ke final Liga Europa 2016/ 2017, memutuskan pindah ke Dortmund. Dia digantikan Marcel Keiser, yang pada gilirannya dipecat pada Desember 2017. Keiser gagal membawa klub ini ke babak grup Liga Champions 2017/2018 setelah kalah dari Nice di babak ketiga play-off.

Bahkan, Ajax semakin memburuk ketika tersandung dari Rosenborg (Norwegia) dalam kualifikasi Liga Europa, yang berarti tidak ada pertandingan penyisihan grup untuk Ajax di musim lalu. Dia kemudian diganti dengan Erik Ten Hag.

Di bawah pelatih Erik Ten Hag, performa Ajax agak stabil. Setidaknya, di tengah masa transisi permainan, Ten Hag mampu membawa Ajax finis sebagai runner-up di Eredvisie Belanda 2017/2018 dan memenuhi syarat untuk tampil di babak play-off Liga Champions. Kemudian mereka berhasil memengkan tiga pertandingan babak play-off dan berhak lolos ke babak Grup Liga Champions 2018/2019.

Ten Hag, bagaimanapun sempat diragukan bisa membawa Ajax menuai kesuksesan. Tetapi perlahan dan pasti, dia sudah menambatkan kepercayan pada publik setelah mengantarkan Ajax tampil di liga paling panas ini. Selain itu Ajax juga telah mungumpulkan 13 poin dari lima pertandingan terakhir Eredivisie Belanda 2018/2019.

Menghadapi AEK Athens yang merupakan sang juara Liga Super Yunani musim lalu,  Ajax memiliki memori indah. Dari empat kali juara Liga Champions, Ajax terakhir memenangkan kompetisi pada 1994/1995. Saat itu, Ajax bertemu AEK di babak penyisihan grup. Memori indah ini bisa digunakan Ajax untuk memetik poin sempurna di laga nanti.

Mereka juga bisa mengandalkan pemain yang sarat pengalaman Klass Jan Huntelaar di laga nanti. Pemain 35 tahun ini sudah malang melintang di berbagai klub elite Eropa. Dia telah mencatat 41 penampilan dengan mencetak 20 gol di Liga Champions.

Sementara di pihak lawan, AEK yang merupakan Juara Liga Super Yunani yang ke 12 kalinya pada musim 2017/2018 juga tengah dalam performa yang apik. AEK memasuki Liga Champions musim ini setelah berhasil melewati hadangan lawan di babak play-off Liga Champions, di mana mereka  mereka mengalahkan Celtic 3-2 dan klub Hungaria Vidi 3-2 secara agregat.

Mereka juga telah menunjukan perfoma apik dalam kampanye untuk mempertahankan gelar Liga Super Yunani di musim 2018/2019. Mereka berhasil mencetak tiga kemenangan beruntun dan memiliki poin yang sama dengan Olimpiakos di puncak klasemen sementara.

Perkiraan pemain:

Ajax Amsterdam (4-3-3):
Andre Onana,Noussair Mazraoui, Matthijs De Ligt, Daley Blind, Nicolas Tagliafico, Lasse Schone, David Neres, Frenkie De Jong, Hakim Ziyech, Klaas Jan Huntelaar, Dusan Tadic.
Pelatih: Erik Ten Hag

AEK Athens (4-2-3-1): Vasilis Barkas,Michalis Bakakis, Vasilis Lambropoulos, Dmytro Chygrynskiy, Helder Lopes, Alef, Andre Simoes, Tasos Bakasetas, Marko Livaja, Petros Mantalos, Ezequiel Ponce.
Pelatih: Marinos Ouzounidis

Dua pertemuan terakhir
07/12/1994  Liga Champions  Ajax Amsterdam vs AEK Athens 2-0
28/09/1994 Liga Champions  AEK Athens vs Ajax Amsterdam 1-2
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak