alexametrics

Timnas Indonesia U-16 Berpeluang Menang Lawan India

loading...
Timnas Indonesia U-16 Berpeluang Menang Lawan India
Timnas Indonesia U-16 Berpeluang Menang Lawan India
A+ A-
JAKARTA - Timnas Indonesia U-16 akan menjalani laga penentuan tiket 16 besar melawan India pada laga terakhir Grup C Piala Asia 2018, Kamis (27/9).

Dari dua laga sebelumnya, penampilan pasukan Fakhri Husaini terlihat lebih menjanjikan sehingga peluang menang terbuka lebar. David Maulana dkk memang gagal mendapatkan kemenangan saat melawan Vietnam setelah dipaksa bermain imbang 1-1.



Tapi, mereka bisa mengalahkan tim langganan lolos fase grup Iran dengan dua gol tanpa balas. Bandingkan dengan India, mereka memang menang 1-0 di laga pertama melawan Vietnam, tapi hanya bermain imbang tanpa gol menghadapi Iran.

Indonesia juga terbilang berani dalam melakukan penguasaan bola dan akurasi tembakan yang menjanjikan. Seperti saat menghadapi Vietnam, skuad Garuda Asia memiliki penguasaan bola 59%, yang berarti hanya memberikan Vietnam unggul cepat 41% penguasaan bola.

David dkk juga memiliki akurasi tembakan bagus. Dari delapan usaha tembakan, tiga mengarah ke gawang dan satu berbuah gol. Meski statistik ini dianggap Fakhri belum mewakili kualitas Indonesia sebenarnya.

“Kami masih kurang cerdik dalam memanfaatkan peluang,” kata Fakhri dikutip situs resmi AFC. Penampilan barisan belakang terutama penjaga gawang Ernando Ari Sutaryadi mendapat pujian karena membuat Vietnam dan Iran gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki.

Fakhri mengatakan, pertahanan rapat karena Indonesia tak kebobolan dari open play, tapi free kick. India, meski memiliki pertahanan bagus karena tak kebobolan pada dua laga awal, bukan tanpa cela. India setidaknya memiliki kelemahan dari sisi penyelesaian akhir.

Seperti saat menghadapi Vietnam, India banyak peluang, tapi gagal memanfaatkan peluangnya. Satu gol yang diciptakan lahir dari titik penalti. Pendek kata, India lemah dalam penyelesaian akhir.

“Kami memiliki banyak peluang (melawan Vietnam) sehingga akan bagus jika bisa menang dengan banyak gol. Kami harusnya bisa menang 4-0 atau 5-0 jika bisa lebih efektif di depan gawang,” tutur pencetak gol tunggal India ke gawang Vietnam, Vikram Partap.

Sedangkan menghadapi Iran, India sudah membuat sejarah karena untuk kali pertama dalam 33 tahun bisa bermain imbang melawan raksasa Asia. Tapi, Pelatih India U-16 Bibiano Fernandes tetap merasa tidak puas dengan penampilan timnya.

Dia merasa India harusnya bisa memenangkan pertandingan. Tapi, dia tetap senang dengan hasil itu. Dia menyebut, fokusnya sekarang adalah pertandingan melawan Indonesia. “Sangat mungkin menang.

Pemain sudah memberikan kemampuan terbaik mereka dan penampilan sesuai strategi,” kata Fernandes dikutip situs news18. Seperti diberitakan kemarin, Indonesia kini tinggal membutuhkan minimal seri untuk mengunci tiket perempat final.

Sesuai regulasi, jika ada tim memiliki nilai sama, maka akan ditentukan berdasarkan agregat gol dari tim bersangkutan. Namun, jika mendapatkan satu poin melawan India, maka Iran dan Vietnam akan tersingkir apa pun hasil pertandingan mereka.

Sebab poin maksimal dari Iran dan Vietnam maksimal 4. Berbeda jika Indonesia dikalahkan India, pada saat bersamaan satu dari Vietnam atau Iran memenangkan laga, maka poin Iran/Vietnam menjadi empat yang berarti sama dengan Indonesia. Pada poin sama inilah berlaku hitungan agregat gol. Indonesia memiliki +2, sedangkan Vietnam agregat golnya -1 dan Iran -2.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak