alexametrics

Kalah 0-3, Klub Raksasa Bayern Munchen Dipermalukan di Kandang

loading...
Kalah 0-3, Klub Raksasa Bayern Munchen Dipermalukan di Kandang
Kalah 0-3, Klub Raksasa Bayern Munchen Dipermalukan di Kandang
A+ A-
MUNCHEN - Bayern Munchen mengalami kekalahan terbesar di kandang sejak tahun 2000 setelah dipermalukan Borussia Monchengladbach 0-3 di Allianz Arena, Minggu (7/10).

Kekalahan tersebut menjadi kekalahan keempat di Bundesliga awal musim ini. Pelatih Munchen Niko Kovac seperti tidak tahu apa yang harus dilakukan. Mantan pelatih Red Bull Salzburg itu tidak mau banyak bicara.



“Terkadang Anda memiliki waktu yang baik, terkadang Anda mengalami masa-masa sulit. Semua orang mencoba saat ini, tetapi kami tidak bisa membawanya bersama di lapangan,” kata Kovac dilansir Independent.

Sebenarnya Munchen bermain baik. FC Hollywood menguasai jalannya pertandingan. Penguasaan bola Munchen jauh lebih besar daripada Monchengladbach, yakni 72% berbanding 28%. Namun, penyelesaian akhir Arjen Robben dkk sangat buruk.

“Kami masih belum beruntung,” ujar Kovac. Sejak menit awal pertandingan babak pertama, Munchen terus melakukan tekanan. Ambisi meraih kemenangan membuat lini belakang Munchen lengah. Bek Munchen dikagetkan gol A Plea menit ke-10. Alih-alih mencetak gol balasan, gawang Munchen yang dikawal Manuel Neuer justru kembali kebobolan di menit ke-16 lewat gol Stindle.

Tidak mau malu, pada babak kedua Munchen langsung menggebrak jantung pertahanan Monchengladbach. Sayangnya, Munchen gagal memanfaatkan sejumlah peluang untuk mencetak gol. Luka Robben dkk semakin perih ketika Hermann menggandakan keunggulan Monchengladbach di menit ke-88.

Bek Munchen Joshua Kimmich mengaku kecewa atas permainan timnya. Dia menilai, serangan dibangun timnya sia-sia karena mereka tidak mampu menyelesaikan peluang yang ada. “Kami tidak punya peluang, semua hilang begitu saja,” kata Joshua Kimmich seusai pertandingan.

Kimmich mengatakan, hasil buruk Munchen tidak bagus untuk tim ke depan. Namun, dia yakin timnya akan bangkit pada laga berikutnya. “Kompetisi masih panjang, masih banyak pertandingan. Saya percaya kami akan berubah, performa Munchen akan kembali,” katanya.

Munchen mendapatkan satu sepak pojok, sementara Monchengladbach melakukan tiga sepak pojok. Upaya mencetak gol melalui tendangan langsung juga kandas. Meski berhasil melepaskan tujuh tendangan ke gawang, tapi tak satu pun yang berbuah gol.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak