alexametrics

Liga Primer Inggris

Pecah Kongsi dengan David Moyes, West Ham Bidik Pellegrini

loading...
Pecah Kongsi dengan David Moyes, West Ham Bidik Pellegrini
West Ham United pecah kongsi dengan Pelatih David Moyes/Foto/Reuters
A+ A-
LONDON - Sepanjang Rabu (16/5/2018), dua klub Liga Primer Inggris mengumumkan berpisah dengan pelatih. Setelah Everton memecat Pelatih Sam Allardyce, berikutnya West Ham United pecah kongsi dengan Pelatih David Moyes.

Moyes meninggalkan klub setelah berakhir kontrak jangka pendeknya. Mantan pelatih Manchester United berusia 55 tahun itu menggantikan Slaven Bilic yang dipecat pada November 2017. Saat itu klub di peringkat 18 setelah awal yang suram dengan hanya memenangi dua dari 11 pertandingan pertama liga. Pada akhirnya, Moyes mampu membawa klub berjuluk The Hammers itu menjauhi zona degradasi, dan finis di posisi ke-13.



Namun, meski menjaga West Ham tetap aman di Liga Primer musim 2018/2019, wakil ketua klub David Sullivan mengatakan Moyes hanya dianggap sebagai perbaikan jangka pendek.

"Setelah mempertimbangkan secara matang situasi dan melihat saat ini kompetisi telah usai, kami merasa bahwa adalah benar untuk bergerak ke arah yang berbeda," kata Sullivan dalam sebuah pernyataan.

Klub menyatakan akan berusaha merekrut manajer 'berkaliber tinggi' dalam 10 hari ke depan. Nama mantan bos Manchester City Manuel Pellegrini masuk dalam radar untuk pekerjaan itu.

Selain Moyes, asisten Alan Irvine, Stuart Pearce, dan Billy McKinlay juga telah meninggalkan klub.

Sebelum itu, Pelatih  Sam Allardyce  dipecat Everton setelah menangani klub tersebut selama enam bulan. Mantan pelatih timnas Inggris itu membawa klub Merseyside ke posisi kedelapan klasemen akhir Liga Primer 2017/2018. (Baca juga: Everton Pecat Allardyce).

Allardyce menggantikan pelatih Belanda Ronald Koeman yang dipecat pada November, saat itu klub berada di posisi 13 dengan lima poin di atas zona degradasi.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak